Mediapribumi.id, Sumenep — Selain menghadirkan nuanasa baru dengan memakai Baju Adat Nusantara, Upacara Peringatan 17 Agustus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep juga menghadirkan mantan narapidana terorisme.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain menjelaskan, dalam Peringatan Upacara 17 Agustus tersebut menghadirkan beberapa eks-napiter.
“Kami mengundang 7 orang eks-napiter, cuma yang hadir hanya 6 orang,” jelasnya kepada media ini. Selasa (19/08/2025).
Menurutnya, dari 7 orang tersebut, 1 orang masih belum bisa menghadiri karena ada alasan lain. Hal ini dilakukan karena memang diwajibkan.
Dari 6 orang tersebut, saat ini sudah berdaptasi dan menerima terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Ditambah 1 lagi napiter yang bebas. Kami sudah menyerahkan kepada keluarganya,” imbuhnya.
Selanjutnya, Idzul menegaskan akan melakukan pembinaan terhadap eks-napiter tersebut, agar tetap istiqamah terhadap NKRI.
Pembinaan tersebut akan dilakukan dengan pendekatan persuasif, mengingat masalahnya adalak perbedaan ideologi.
“Tahun depan kami merencanakan untuk melakukan pendekatan secara ekonomi,” tandasnya.
Ia juga menerangkan, akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Sumenep, guna memupuk nasionalisme.













