Mediapribumi.id, Sumenep — PT Imaji Cipta bersama Naghfir’s Institute meluncurkan sekaligus menyosialisasikan sebuah aplikasi yang digadang bakal menjadi game changer di sektor perdagangan, yakni Aplikasi iRG (Indonesia Resto Gude), Kamsia (Kaki Lima Indonesia) dan Moopo.
Peluncuran perdana berlangsung pada di Kedai HK, Jalan Trunojoyo (depan SPBU Kolor), Sumenep. Rabu (10/09/2025)
Inisiator sekaligus pimpinan Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, menyebut bahwa pemilihan Sumenep sebagai lokasi perdana peluncuran bukan tanpa alasan. Menurutnya, Sumenep memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekosistem kewirausahaan yang kuat dan berkelanjutan.
“Kami percaya, potensi pengusaha di daerah ini sangat luar biasa. Dengan Aplikasi ini, para pelaku usaha akan lebih mudah mengelola bisnis, menekan biaya operasional, sekaligus meningkatkan daya saing,” ujarnya.
Bahkan, ia memiliki visi untuk meningkatkan jumlah UMKM dengan targer satu keluarga satu usaha yang menyebar di semua daerah Sumenep dengan memanfaatkan teknologi modern.
“Kalau ini berhasil, masyarakat tidak akan lagi butuh bantuan sosial dari pemerintah,” tegasnya.
Aplikasi tersebut hadir dengan sejumlah fitur unggulan, seperti:
1. Tanpa menaikkan harga asli dan tanpa potongan sepeser pun.
2. Efisiensi biaya operasional.
3. Laporan konsumen, penjualan, dan keuangan secara lengkap.
4. Laporan neraca dan pajak.
4. Akses promo setiap saat.
5. Perluasan jaringan konsumen.
Selain itu, aplikasi ini juga memberikan fasilitas pembayaran modern dengan QRIS dinamis, serta integrasi dengan berbagai fitur digital yany dimiliki Jiitu.
Sementara, perwakilan PT IMaji, Richard, menegaskan bahwa aplikasi ini dirancang gratis dan ramah UMKM.
“Kami berangkat dari kegelisahan banyaknya platform berbayar yang justru membebani UMKM. Dengan Aplikasi ini, pengusaha bisa menikmati berbagai keunggulan tanpa biaya tersembunyi. Semua keuntungan kembali ke pedagang,” jelasnya.
Menurutnya, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi UMKM di seluruh Indonesia.
“Kami ingin aplikasi ini menjadi mitra sejati para pedagang. Tidak ada biaya tersembunyi, tidak ada potongan sepersen pun. Semua keuntungan kembali kepada pengusaha. Inilah cara kami mendukung UMKM agar tumbuh sehat dan berdaya saing,” pungkasnya.













