BeritaPendidikan

Disdik Sumenep Genjot Literasi Digital, 129 Guru Ikuti Bimtek Koding dan AI

Avatar
687
×

Disdik Sumenep Genjot Literasi Digital, 129 Guru Ikuti Bimtek Koding dan AI

Sebarkan artikel ini
Disdik Sumenep Genjot Literasi Digital, 129 Guru Ikuti Bimtek Koding dan AI
Bimtek Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Disdik Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat literasi digital di kalangan pendidik. Terbaru, Disdik Sumenep resmi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di Hotel Asmi, Sabtu (14/06/2025).

Sebanyak 129 guru dari jenjang SD dan SMP ambil bagian dalam bimtek yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Juni 2025. Kegiatan ini bertujuan membekali para pendidik dengan keterampilan digital yang relevan dan aplikatif, seiring pesatnya perkembangan teknologi di dunia pendidikan.

Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi guru dan kepala sekolah.

“Koding bukan sekadar bahasa pemrograman. Ini adalah cara berpikir logis, sistematis, dan terstruktur. Sedangkan AI, bukan lagi alat bantu, tapi sudah menjadi bagian dari ekosistem kerja dan pembelajaran,” ungkap Agus di hadapan para peserta.

Agus juga menekankan bahwa penguatan literasi digital merupakan kebijakan strategis nasional yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka dan program digitalisasi sekolah dari Kemendikbudristek.

“Komitmen kami jelas. Program ini harus berdampak luas. Semua harus ikut dalam transformasi digital, tanpa terkecuali, baik sekolah di daratan maupun kepulauan,” ujarnya tegas.

Para peserta tak hanya ditargetkan memahami konsep dasar koding dan AI, tetapi juga diharapkan mampu mengintegrasikannya dalam proses belajar-mengajar. Bahkan, mereka ditantang menjadi agen perubahan digital di sekolah masing-masing.

“Guru tidak cukup menjadi pengguna teknologi. Mereka harus jadi kreator, pengarah, dan pembimbing yang adaptif sekaligus bijak,” tandas Agus.

Senada dengan itu, Kepala Bidang GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ia menegaskan akan ada pengawasan ketat dan evaluasi berkelanjutan terhadap implementasi hasil bimtek di lapangan.

“Dari daratan sampai kepulauan, kami pastikan semua guru merasakan manfaatnya. Implementasi di sekolah akan kami kontrol langsung,” tegas Fairusi.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep