BeritaLingkunganPemerintahan

Bupati Dukung Program PWI Sumenep: Halaqah Pers dan Penghijauan Bekas Tambang

Avatar
320
×

Bupati Dukung Program PWI Sumenep: Halaqah Pers dan Penghijauan Bekas Tambang

Sebarkan artikel ini
Bupati Dukung Program PWI Sumenep: Halaqah Pers dan Penghijauan Bekas Tambang
Bupati Fauzi Saat Menerima Audiensi PWI Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumenep yang akan menggelar Halaqah Pers dan Lingkungan bertema “Tambang: Antara Pembangunan dan Ancaman Lingkungan”. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Aula Pesantren Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Senin (09/02/2026).

Dukungan itu menjadi wujud komitmen Pemkab Sumenep dalam menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan hidup masyarakat yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menerima audiensi pengurus PWI Sumenep di Rumah Dinas Bupati, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (26/01/2026).

Bupati Fauzi menyoroti maraknya bencana alam di berbagai daerah di Indonesia yang tidak hanya dipicu oleh cuaca ekstrem, tetapi juga rendahnya kepedulian terhadap lingkungan.

“Cuaca ekstrem memang menjadi faktor, tetapi kerusakan lingkungan akibat minimnya perhatian pemerintah dan masyarakat juga berkontribusi besar terhadap terjadinya bencana,” ujarnya.

Menurutnya, banjir dan tanah longsor yang kerap terjadi tidak lepas dari hilangnya tutupan vegetasi yang berfungsi sebagai penyangga ekosistem.

“Jika pohon ditebang tanpa kontrol dan dibiarkan habis, maka daerah tersebut sangat rentan bencana, terlebih saat curah hujan tinggi dan berlangsung lama,” imbuhnya.

Bupati Fauzi menegaskan, Pemkab Sumenep siap bersinergi dengan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Ia pun mengapresiasi langkah PWI Sumenep yang berinisiatif melakukan reboisasi di area bekas tambang galian C.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Pemkab siap membantu penyediaan bibit pohon, sementara teknis penanaman dapat diatur bersama PWI,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga menyatakan akan menggerakkan seluruh kader partai untuk turut berperan aktif dalam upaya menjaga lingkungan.

“Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan pimpinan partai di tingkat pusat. Kami ingin sinergi lintas elemen berjalan efektif demi keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Fauzi mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk meningkatkan kesadaran dalam merawat alam sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana.

“Peran masyarakat sangat penting. Merawat lingkungan berarti menjaga masa depan kita bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berkolaborasi dengan Pemkab Sumenep dalam isu-isu lingkungan hidup.

“Insyaallah pada Juni 2026 kami akan melaksanakan kegiatan reboisasi di bekas tambang galian C sebagai upaya pemulihan fungsi ekologis. Kegiatan ini direncanakan melibatkan Forkopimda sebagai bentuk sinergitas dengan pemerintah,” ungkapnya.

Diketahui, Halaqah Pers dan Lingkungan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 serta HUT ke-80 PWI yang diselenggarakan oleh PWI Sumenep. Sebelumnya, PWI Sumenep juga telah meluncurkan Akademi Jurnalistik dan Klinik Hukum Pers sebagai bagian dari penguatan kapasitas insan pers di daerah.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep