Mediapribumi.id, Sumenep — Alih-alih berada di kantor, enam Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep justru terpergok tengah asyik di toko emas, pasar, dan outlet makanan pada saat jam kerja masih berlangsung.
Temuan ini muncul dari razia gabungan yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep akhir Juni 2026 lalu.
Keenamnya tidak mengantongi surat tugas maupun keterangan resmi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi masing-masing saat kedapatan berada di luar kantor.
Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Tantribumlinmas) Satpol PP Sumenep Fajar Santoso menjelaskan, razia digelar dengan menyisir sejumlah titik di wilayah kota dan kecamatan.
“Pada saat razia, kami menemukan enam ASN yang sedang berada di toko emas, pasar dan outlet makanan. Kami sudah mencatat dan memberikan pembinaan kepada yang bersangkutan,” ujarnya, Kamis (09/07/2026).
Fajar menegaskan, operasi semacam ini merupakan wujud tanggung jawab bersama pemerintah daerah dalam mengawasi dan membina ASN yang dinilai tidak tertib aturan.
Temuan pelanggaran disiplin tersebut tidak berhenti di catatan lapangan. Satpol PP Sumenep memastikan hasil razia akan dilaporkan langsung kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, namun melalui tahapan verifikasi terlebih dahulu.
“Sebelum dilaporkan ke Pak Bupati, kami akan melakukan sinkronisasi dan validasi data ke dinas. Karena, kami khawatir nama ASN yang telah dicatat itu tidak ada di dinas yang mereka akui,” kata Fajar.
Setelah proses validasi rampung, laporan itu akan ditindaklanjuti oleh orang nomor satu di Sumenep tersebut ke OPD terkait maupun BKPSDM.
“Nanti bupati akan memberikan rekomendasi kepada OPD terkait atau BKPSDM untuk mengambil tindakan kepada para ASN tersebut,” tambahnya.
Fajar memastikan operasi penertiban ASN semacam ini bukan yang terakhir. Satpol PP Sumenep berkomitmen menggandeng instansi terkait untuk terus menggelar razia serupa ke depan.
“Hal ini penting untuk menguatkan tanggung jawab ASN kepada pemerintah dan masyarakat Sumenep,” tutupnya.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













