Berita

Hari Pramuka 2026, Kepala Bappeda Sumenep Ajak Pemuda Jadi Motor Swasembada Pangan

Avatar
×

Hari Pramuka 2026, Kepala Bappeda Sumenep Ajak Pemuda Jadi Motor Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Hari Pramuka 2026, Kepala Bappeda Sumenep Ajak Pemuda Jadi Motor Swasembada Pangan
Kepala BAPPEDA Sumenep Arif Firmanto.

Mediapribumi.id, Sumenep — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengajak generasi muda menjadikan peringatan Hari Pramuka 2026 sebagai momentum untuk terlibat aktif dalam agenda pembangunan nasional, Jumat (14/08/2026).

Menurutnya, generasi muda menempati posisi strategis dalam mendukung agenda swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, kata Arif, Gerakan Pramuka semestinya tidak hanya bergerak di ranah pembentukan karakter semata.

“Anggota Pramuka juga penting menjadi bagian dari solusi menghadapi tantangan pembangunan,” ungkapnya, Selasa (18/08/2026).

Arif menyoroti tema peringatan Hari Pramuka tahun ini, “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menurutnya punya keterkaitan erat dengan arah pembangunan daerah maupun nasional. Ia menilai target tersebut hanya bisa tercapai bila seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, ikut ambil bagian secara aktif.

Arif menegaskan, pembentukan karakter tetap menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Nilai-nilai seperti disiplin, kemandirian, jiwa kepemimpinan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan disebutnya sebagai bekal utama menghadapi tantangan ke depan.

“Semangat Pramuka harus terus dijaga dan dikembangkan agar mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat,” katanya.

Ia mendorong agar generasi muda tidak diposisikan semata sebagai penerima manfaat dari hasil pembangunan. Mereka, kata Arif, perlu diberi ruang lebih luas untuk berinovasi, berkontribusi, dan mengambil peran nyata dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di tengah masyarakat.

“Pramuka harus mampu menjadi wadah generasi muda untuk belajar, berinovasi, sekaligus mengambil peran nyata dalam pembangunan,” tegasnya.

Bappeda Sumenep turut mendorong penguatan kolaborasi antarelemen masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong dinilai menjadi modal penting untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Arif berharap nilai-nilai kepanduan bisa terus dipraktikkan dalam keseharian, guna melahirkan generasi yang tangguh, mandiri, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Gerakan Pramuka diharapkan mampu menjadi wadah pembentukan generasi muda yang tangguh, mandiri, kreatif, dan peduli terhadap masa depan bangsa,” ujarnya.

Arif mengingatkan agar peringatan Hari Pramuka tidak diperlakukan sebagai seremoni rutin belaka. Ia berharap momentum ini dijadikan ruang refleksi untuk memperkuat peran generasi muda dalam mendukung pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Mari terus berbakti, berinovasi, dan bergerak maju demi kejayaan NKRI,” pungkasnya.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *