BeritaMigasPeristiwa

SPBU Sering Kehabisan Stok, Warga Sumenep Mengeluh Sulit Mendapatkan Pertalite

Avatar
43
×

SPBU Sering Kehabisan Stok, Warga Sumenep Mengeluh Sulit Mendapatkan Pertalite

Sebarkan artikel ini
SPBU Sering Kehabisan Stok, Warga Sumenep Mengeluh Sulit Mendapatkan Pertalite
Tampak Antrean Panjang di SPBU. (Foto: Sultan).

Mediapribumi.id, Sumenep — Sekitar satu minggu, Faisal, warga Kecamatan Pragaan yang saat ini tinggal di Kota Sumenep merasa kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Ia sempat bolak-balik ke beberapa SPBU yang ada di sekitaran Kota Sumenep, namun sering kosong sehingga harus pulang tanpa mengisi BBM.

Bahkan, ia mengaku pernah balik tiga kali ke salah satu SPBU yang ada di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, Gedungan Barat, Gedungan, Kecamatan Batuan, Sumenep.

“Saat itu saya pagi-pagi mau ngisi Pertalite katanya petugas kosong, kemudian sekitar pukul 10:00 WIB datang lagi masih kosong juga,” katanya, Rabu (24/06/2026).

Setelahnya, pada sore hari sekitar pukul 18:00 WIB ia juga mendatangi SPBU yang sama, ternyata keterangan petugas masih kosong. Ia mencoba bertanya kepada petugas setempat, BBM jenis Pertalite datang siang hari sekitar pukul 11:00, kemudian habis sore hari sekitar pukul 16:30 WIB.

Terpisah, Hafizd, warga Batang-Batang juga merasakan hal yang sama. Ia sempat harus mengisi mobil pengangkut barangnya dengan BBM jenis Pertamax karena saat itu dia juga tidak mendapatkan Pertalite di salah satu SPBU.

“Karena sudah sulit kami mendapatkan agar bisa tetap sapai pada tujuan terpaksa mobil barang yang sudah tua ini diisi dengan Pertamax,” tuturnya.

Warga lain, Sultan juga mengeluhkan kelangkaan Pertalite ini. Ia beberapa waktu lalu rela antre hingga berjam-jam untuk bisa mengisi BBM motornya.

Tak hanya antrean motor, puluhan mobil juga antre panjang hingga ke jalan raya di SPBU Pertamina yang ada di Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kota Sumenep.

“Saya antre lebih satu jam untuk bisa mengisi Pertalite. Untungnya meskipun di beberapa pengecer juga kosong, masih ada pengecer lain yang tersedia,” tuturnya.

Sebelumnya, Manager SPBU 54.694.20 Lenteng, Hisbul Maulana mengatakan sejak bulan Juni 2026 pengiriman BBM jenis Pertalite ke SPBU yang ia kelola menurun.

Sebelumnya, ia mencatat sekitar 280 hingga 300 kiloliter, sedangkan pada bulan Juni ini hanya sekitar 160 kiloliter.

“Kami belum tahu alasan pengurangan ini. Apakah nanti bisa normal kembali atau tidak kami juga belum mendapatkan informasi,” katanya dikutip dari alphazoneklik.com.

Sementara, penanggungjawab salah satu SPBU Pertamina di Sumenep yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, BBM jenis Pertalite ini kosong salah satu penyebabnya karena keterlambatan pengiriman.

Selain itu, jumlah kiloliter Pertalite yang dikirimkan juga lebih sedikit dibandingkan sebelumnya karena ada pengendalian. Sedangkan untuk total kiloliter dibandingkan bulan sebelumnya belum bisa disimpulkan krena masih berjalan.

“Masih belum bisa dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang pasti lebih banyak sebelumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rofiq juga menuturkan bahwa antrean panjang tersebut juga disebabkan karena pengguna Pertamax sebagian pindah ke Pertalite.

“Ada juga yang pindah dari Pertamax ke Pertalite,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep