BeritaHukrim

Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Temuan Kokain di Pesisir Sumenep

Avatar
33
×

Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Temuan Kokain di Pesisir Sumenep

Sebarkan artikel ini
Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Temuan Kokain di Pesisir Sumenep
Konferensi Pers Polda Jawa Timur

Mediapribumi.id, Surabaya — Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memusnahkan barang bukti narkotika jenis kokain di depan Lobby Tribrata Mapolda Jatim, Senin (04/05/2026). Pemusnahan ini menjadi sorotan karena berkaitan dengan temuan kokain dalam jumlah besar di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Nanang Avianto dan dihadiri unsur Forkopimda, Badan Narkotika Nasional, Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya.

Kapolda Jatim, Nanang Avianto mengungkapkan, sepanjang awal 2026, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim telah mengungkap 2.231 kasus dengan total 2.851 tersangka. Dari operasi tersebut, aparat menyita berbagai jenis narkotika, termasuk sabu, ganja, ekstasi, obat keras, serta kokain.

“Untuk kokain, jumlahnya mencapai 22,22 kilogram. Ini tergolong langka dan menjadi perhatian serius karena nilainya tinggi serta tidak umum beredar di wilayah Jawa Timur,” ujarnya, Senin (04/05/2026).

Ia menjelaskan, peta peredaran narkoba di Jawa Timur masih didominasi wilayah perkotaan. Surabaya tercatat sebagai zona dengan tingkat kerawanan tertinggi, disusul Malang dan Sidoarjo. Namun, temuan kokain di wilayah pesisir Sumenep yang sebelumnya tergolong rendah kasus, menjadi indikasi adanya pergeseran pola distribusi.

“Ini menjadi peringatan bahwa daerah pesisir berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur masuk jaringan narkoba internasional,” tegasnya.

Barang bukti kokain tersebut sebelumnya ditemukan di kawasan pantai Sumenep dengan berat kotor 27,83 kilogram. Setelah melalui proses pembersihan dan uji laboratorium oleh Bidlabfor, berat bersihnya tercatat 22,226 kilogram dan dipastikan positif mengandung kokain.

Sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan, seluruh barang bukti dimusnahkan setelah melalui pengujian resmi dan disaksikan berbagai pihak.

Kapolda juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba. Ia mengapresiasi peran warga yang cepat melaporkan temuan mencurigakan hingga akhirnya dapat diungkap oleh aparat.

“Kewaspadaan masyarakat sangat penting. Segera laporkan jika ada hal mencurigakan. Ini bagian dari upaya bersama menyelamatkan generasi bangsa,” katanya.

Ia menegaskan, komitmen aparat penegak hukum untuk terus memberantas peredaran narkotika di Jawa Timur tidak akan surut.

“Tidak ada ruang bagi narkoba di Jawa Timur. Ini komitmen bersama demi masa depan generasi muda,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep