BeritaEkonomi

BRI Imbau Nasabah Waspada File “.APK” Berbahaya Menjelang Lebaran

Avatar
440
×

BRI Imbau Nasabah Waspada File “.APK” Berbahaya Menjelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
BRI Imbau Nasabah Waspada File .APK Berbahaya Menjelang Lebaran
Ilustrasi Pengiriman Aplikasi Berbahaya di Perpesanan

Mediapribumi id, Jakarta  Menjelang periode libur Lebaran 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman kejahatan digital, khususnya file berformat .APK yang berasal dari sumber tidak dikenal. Peringatan ini disampaikan karena intensitas komunikasi dan transaksi digital biasanya meningkat pada masa libur panjang.

Modus penipuan kerap diawali dengan pesan WhatsApp dari oknum yang mengaku sebagai perwakilan instansi resmi. Pesan tersebut biasanya disertai lampiran berupa undangan digital, surat perpajakan, resi pengiriman paket, atau dokumen lain yang dikemas seolah-olah penting.

Ketika korban mengunduh dan memasang file .APK tersebut, perangkat berisiko disusupi malware yang dapat mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih kendali tanpa sepengetahuan pengguna.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menegaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang sehingga diperlukan kewaspadaan bersama.

“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujarnya. Selasa (17/03/2026).

Ia mengimbau nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber tidak tepercaya, serta tidak meneruskan pesan atau tautan mencurigakan kepada pihak lain. Pesan yang menggunakan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta verifikasi data, atau menyertakan file dari nomor tidak dikenal meskipun mengatasnamakan bank atau layanan penting, harus diverifikasi terlebih dahulu sebelum ditindaklanjuti. Nasabah juga dianjurkan mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) untuk memperkuat perlindungan.

Apabila nasabah terlanjur menginstal file .APK mencurigakan, langkah awal yang disarankan adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, kemudian menghapus aplikasi tersebut. Setelah itu, segera ubah username, PIN, dan password akun BRImo maupun email yang terhubung, serta lakukan reset setelan pabrik untuk memastikan perangkat bersih dari kendali pihak tidak dikenal.

Selain itu, nasabah juga diminta memblokir nomor pengirim jika terindikasi penipuan, dan segera menghubungi Contact BRI 1500017 apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” tutupnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep