BeritaLingkunganPemerintahan

BRIDA Sumenep Serahkan “Policy Brief” Penanganan Banjir

Avatar
518
×

BRIDA Sumenep Serahkan “Policy Brief” Penanganan Banjir

Sebarkan artikel ini
BRIDA Sumenep Serahkan "Policy Brief" Penanganan Banjir
Plt. Kepala BRIDA Sumenep, Ach. Kahir Saat Menerima Cenderamata dari BRIN. (Foto: ig BRIDA)

Mediapribumi.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berupaya untuk menangani banjir di wilayah perkotaan. Pada tahun 2025 Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melakukan riset penanganan banjir tersebut.

Hasil riset tersebut sudah rampung dan hasilnya sudah diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Pada awal Januari 2026 kami sudah menyerahkan hasil riset ini berikut policy brief kepada OPD terkait,” kata Plt. Kepala BRIDA Sumenep, Abd. Kahir, Kamis (12/02/2026).

Menurutnya, dari hasil kajian tersebut untuk dapat ditindaklanjuti sebagai referensi atau pedoman akademis dalam menyusun kebijakan khususnya penanganan banjir yang belakangan menjadi persoalan di wilayah perkotaan Sumenep.

Dalam menangani banjir, kata Kahir, partisipasi masyarakat juga menjadi penentu dalam penanganan yang cepat dan tepat seperti tidak membuang sampah ke irigasi atau saluran air.

“Alhamdulillah musim hujan saat ini tidak terjadi banjir lagi,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas PUTR Sumenep, Eri Susanto mengaku hasil riset ini akan menjadi dasar akademik untuk mengambil langkah-langkah strategsi penanganan banjir.

Sebagai tindak lanjut, piaknya akan merumuskan hasil riset tersebut dalam Detail Engineering Design (DED) sebagai bahan untuk merumuskan kebijakan yang komprehensif.

“Memang faktor banjir di wilayah perkotaan ini cukup kompleks, diantaranya di pinggir bagian timur mengalami penurunan sehingga jika air pasang akan menyebabkan genangan di daratan utamanya wilayah yang rendah,” terangnya saat Live Podcast BRIDA. Kamis (12/02/2026).

Selain itu, ia juga mengaku sudah melakukan beberapa langkah termasuk normalisasi saluran air dan memperbaiki irigasi yang rawan mengalami banjir.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep