BeritaMigasPendidikan

Kwarcab Sumenep Sebut KMD Inisiasi KEI Pertama dalam Sejarah, Perkuat Kompetensi Guru di Kepulauan

Avatar
666
×

Kwarcab Sumenep Sebut KMD Inisiasi KEI Pertama dalam Sejarah, Perkuat Kompetensi Guru di Kepulauan

Sebarkan artikel ini
Kwarcab Sumenep Sebut KMD Inisiasi KEI Pertama dalam Sejarah, Perkuat Kompetensi Guru di Kepulauan
Rangkaian kegiatan KMD di Pagerungan Besar.

Mediapribumi.id, Sumenep – Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep menyebut pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang diprakarsai SKK Migas–Kangean Energy Indonesia (KEI) sebagai yang pertama kali dilakukan oleh perusahaan migas di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kwarcab Pramuka Sumenep, Muhammad Romli, saat membuka kegiatan KMD di Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari dan diikuti guru pembina pramuka dari sekolah negeri maupun swasta di wilayah operasi KEI, bekerja sama dengan Kwarcab Sumenep.

“Baru kali ini di Indonesia ada perusahaan migas yang melaksanakan kursus pramuka tingkat dasar seperti ini,” ujar Romli. Kamis (12/02/2026).

Ia mengakui, pada awal perencanaan pihaknya sempat merasa ragu karena belum pernah ada pengalaman serupa. Namun setelah melihat rekam jejak KEI dalam mendukung peningkatan kompetensi guru honorer, Kwarcab menilai KMD menjadi bagian penting dari penguatan kapasitas tersebut.

“Sempat ada kebingungan di awal karena ini pengalaman baru. Tetapi setelah kami kaji, langkah KEI memasukkan KMD sebagai bagian peningkatan kompetensi guru adalah keputusan yang tepat. Kami berterima kasih atas kepedulian ini,” paparnya.

Romli berharap program tersebut dapat berlanjut ke jenjang berikutnya melalui Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML), sehingga peningkatan kualitas kepramukaan di wilayah kepulauan dapat terus berkesinambungan. Ia juga menyatakan komitmen Kwarcab untuk mengakomodasi peserta KMD dalam pembentukan Kwartir Ranting (Kwarran) di Kecamatan Sapeken.

Di hadapan para peserta, Romli turut mengajak seluruh guru untuk mendoakan keberlangsungan aktivitas KEI di wilayah kepulauan agar terus memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.

“Kami mewakili Ketua Kwarcab Sumenep menyampaikan terima kasih kepada KEI yang telah memfasilitasi kegiatan ini dan mempertemukan kami dengan pembina pramuka di Sapeken,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Sumenep, Mulyadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menilai kontribusi KEI terhadap peningkatan kompetensi guru bukanlah hal baru.

“Atas nama Dewan Pendidikan Sumenep, kami mengapresiasi KEI yang berulang kali berkontribusi dalam pengembangan kompetensi guru, khususnya bagi guru non-ASN,” katanya.

Menurutnya, KEI selama ini juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Sumenep serta perguruan tinggi di Jawa Timur dalam berbagai program peningkatan kualitas pendidikan. Ia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut karena masih banyak guru yang membutuhkan dukungan pengembangan kapasitas.

“Saya berharap para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama KMD sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu peserta, Antika Sofiya Dewa dari Gugus Depan SDN Pagerungan 2, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan lima hari tersebut.

“Kami mendapatkan banyak materi dan pengalaman selama KMD. Ilmu ini tentu akan kami terapkan di gugus depan masing-masing. Terima kasih kepada Kwarcab Sumenep dan SKK Migas-KEI yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” tuturnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep