Berita

Upacara HUT ke-80 RI di Pulau Pagerungan Besar Berlangsung Khidmat dan Meriah

Avatar
398
×

Upacara HUT ke-80 RI di Pulau Pagerungan Besar Berlangsung Khidmat dan Meriah

Sebarkan artikel ini
Upacara HUT ke-80 RI di Pulau Pagerungan Besar Berlangsung Khidmat dan Meriah
Pengibaran bendera merah putih di pulau pagerungan besar, kecamatan sapeken.

Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Desa (Pemdes) Pagerungan Besar melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat, Minggu (17/08/2025).

Upacara berlangsung di Lapangan Daeng Manjanangi dengan Sekretaris Desa Pagerungan Besar, Mursalin, S.Th.I., bertindak sebagai inspektur upacara.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dan diikuti seluruh elemen masyarakat desa. Peserta upacara terdiri dari pelajar mulai jenjang KB dan TK hingga SMA/MA, serta lembaga pendidikan, perangkat desa, BPD, LPMD, BUKDES, BUMDES, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan seperti Karang Taruna, APS PB, kelompok ibu-ibu pengajian, serta mahasiswa KKN Universitas Ibrahimy Sukorejo.

Suasana semakin khidmat saat pasukan Paskibraka dari SMA Islam Pagerungan Besar mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Sebanyak 71 siswa yang tergabung dalam Paskibraka tampil gagah di bawah binaan Kapten Iwan Haryadi (NRP 20236) dan Sersan Dua Abdul Aziz (NRP 105703) dari Pos AL Pagerungan Besar. Sementara itu, paduan suara dibawakan oleh siswa MTs dan MA Al-Kautsar Pagerungan Besar.

Dalam amanatnya, Mursalin menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 RI menjadi momentum penting untuk mewujudkan cita-cita bangsa sesuai semboyan “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

“Cita-cita besar bangsa bukan hanya untuk kemajuan kota, melainkan juga harus dirasakan hingga pelosok desa seperti Pagerungan Besar. Kemajuan tidak semata pada teknologi dan komunikasi, tetapi juga pada budaya dan kearifan lokal yang harus kita jaga,” tegasnya.

Ia mencontohkan tradisi gotong royong, budaya berbagi, serta kebiasaan “manciro” (membagikan sebagian hasil tangkapan kepada kerabat atau tetangga) sebagai simbol kekuatan dan identitas masyarakat Pagerungan Besar. Menurutnya, tradisi luhur ini kini mulai tergerus oleh arus teknologi dan kecanduan internet, sehingga perlu dilestarikan kembali.

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lomba rakyat yang diikuti antusias oleh masyarakat, mulai dari tarik tambang, lari beranting, hingga lomba gerak jalan untuk tingkat SD/MI, SMA/MA, hingga kategori umum. Suasana lapangan pun berubah meriah dengan sorak-sorai warga yang memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia di Desa Pagerungan Besar.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep