Berita

SMSI Award 2025 Bakal digelar di Keraton Sumenep, Catat Sejarah Baru Media Siber

Avatar
969
×

SMSI Award 2025 Bakal digelar di Keraton Sumenep, Catat Sejarah Baru Media Siber

Sebarkan artikel ini
SMSI Award 2025 Bakal digelar di Keraton Sumenep, Catat Sejarah Baru Media Siber
Poster kegiatan SMSI Award 2025

Mediapribumi.id, Sumenep — Sejarah baru akan tercipta dalam dunia media siber Madura. Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) se-Madura bakal menggelar ‘SMSI Award 2025’ yang dipusatkan di Pendopo Agung Keraton Sumenep pada Rabu malam, 28 Mei 2025.

Tak hanya penganugerahan penghargaan, acara ini juga akan dirangkai dengan pelantikan serentak pengurus SMSI dari empat kabupaten, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Panitia pelaksana, Toifur Ali Wafa, menyebut event ini sebagai kali pertama digelar secara gabungan se-Madura, sekaligus menampilkan kekayaan budaya lokal.

“Acara ini akan dimeriahkan dengan sejumlah penampilan budaya khas Madura. Ini bukan sekadar seremoni, tapi juga ajang unjuk budaya,” ujarnya pada Jumat, (09/05/2025).

Rangkaian acara akan diawali dengan kirab budaya yang melibatkan sejumlah komunitas seni tradisional dari empat kabupaten. Kirab ini akan menjadi simbol persatuan dan kekuatan lokal yang dibawa dalam semangat kolaboratif media siber.

“Panggung budaya dan pelantikan akan kami kemas semenarik mungkin, dengan sentuhan estetika khas Madura. Harapannya, ini akan menjadi agenda tahunan yang membanggakan bagi dunia pers dan budaya kita,” tambah Toifur.

Senada, Koordinator SMSI Madura Raya yang juga Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, menyebut kegiatan ini sebagai momentum bersejarah.

“Ini pertama kalinya SMSI dari empat kabupaten berkumpul dalam satu forum besar. Ini akan menjadi catatan penting bagi perjalanan media siber di Madura,” katanya.

Wahyudi menargetkan kehadiran ratusan tamu undangan dari kalangan pemerintahan, organisasi profesi, komunitas budaya, hingga tokoh masyarakat.

“Selain pelantikan, akan ada pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh publik yang dinilai berkontribusi besar dan layak mendapat apresiasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyudi menegaskan bahwa SMSI Award 2025 bukan sekadar ajang seremoni belaka, tetapi juga bentuk apresiasi nyata terhadap kontribusi berbagai pihak dalam pembangunan dan informasi publik di Madura.

“Melalui penghargaan ini, kami ingin mengangkat tokoh-tokoh yang selama ini berjasa namun jarang tersorot media. Ini saatnya publik tahu siapa yang bekerja dengan hati untuk masyarakat,” tuturnya.

Antusiasme pun mulai terlihat dari berbagai kalangan. Beberapa tokoh masyarakat, seniman, dan pimpinan organisasi telah menyatakan kesiapan hadir dan mendukung penuh terselenggaranya event ini. Bahkan, sejumlah instansi pemerintah dan sponsor lokal turut memberikan dukungan moral dan material demi suksesnya acara.

Dengan semangat kolaborasi dan penghormatan terhadap budaya, SMSI Award 2025 diharapkan menjadi titik balik kemajuan media digital di Madura, sekaligus mengangkat potensi lokal ke panggung yang lebih luas.

“Kami ingin menjadikan Sumenep sebagai pusat peradaban budaya dan informasi Madura. Lewat event ini, semoga Madura lebih dikenal, lebih dihargai, dan lebih bersatu,” tutup Wahyudi.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep