Mediapribumi.id, Sumenep — Puncak kegiatan Job and Edu Fair SMKN 1 Sumenep ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama delapan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), sebagai bentuk penguatan sinergi sekolah dengan mitra industri.
Delapan DUDIKA yang menandatangani MoU tersebut yakni Alfamart, Indomaret, Alfanet, GACOAN, MAXIM, Bank BTPN Syariah, Madura Indah Motor, dan N1 Autopro.
Kerja sama ini mencakup dukungan dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), rekrutmen lulusan, serta penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, sehingga lulusan SMKN 1 Sumenep semakin siap bersaing di dunia kerja.
Kepala SMKN 1 Sumenep, Sucipto, menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pendidikan vokasi benar-benar sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
“Kami ingin memastikan bahwa apa yang dipelajari murid di sekolah relevan dengan kebutuhan industri. Melalui kemitraan ini, murid tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga peluang nyata untuk terserap di dunia kerja setelah lulus,” ujar Sucipto. Jum’at (16/1/2026).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa SMKN 1 Sumenep memiliki komitmen kuat untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global.
“Ini adalah bagian dari spirit kami untuk ikut membangun Sumenep melalui pendidikan. Kami ingin lulusan SMEKSA Sumenep menjadi motor penggerak pembangunan daerah, bukan hanya pencari kerja, tetapi juga calon pelaku usaha dan inovator,” tambahnya.
Melalui penandatanganan MoU ini, SMKN 1 Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kemitraan demi meningkatkan kualitas lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung percepatan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sumenep.













