BeritaPemerintahan

Pemkab Sumenep Wacanakan Pengadaan Motor Roda Tiga Untuk Pemadam Kebakaran di Kepulauan

Avatar
×

Pemkab Sumenep Wacanakan Pengadaan Motor Roda Tiga Untuk Pemadam Kebakaran di Kepulauan

Sebarkan artikel ini
Tak Ada Armada Damkar di Kepulauan, Pemkab Sumenep Wacanakan Pengadaan Motor Pemadam Tiga Roda
Ilustrasi: Petugas Damkar Sumenep Saat Memadamkan Api di Desa Kolor. (Foto: Kabid Damkar Satpol-PP)

Mediapribumi.id, Sumenep — Peristiwa kebakaran yang belakangan terjadi khususnya di Kepulauan Sumenep tidak bisa dilakukan penanganan secara cepat. Hal itu disebabkan tidak adanya armada pemadam kebakaran (Damkar) yang tersedia.

Keadaan demikian diakui oleh Kepala Bidang Damkar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Sumenep, Sugiyanto beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa membentuk posko pemadam karena keterbatasan anggaran.

Dia menjelaskan, saat ini Damkar masih berstatus bidang yang berada di bawah naungan Satpol-PP. Hal itu menyebabkan kewenangan dan angaran yang dimiliki untuk memaksimalkan mitigasi maupun pemadaman saat kebakaran masih minim.

“Kalau berstatus sudah menjadi dinas mungkin kami bisa membuat posko seperti di kepulauan,” katanya, Jumat (21/08/2026).

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra membenarkan keterbatasan anggaran itu.

“Meskipun berbentuk dinas kalau tidak ada anggarannya, tetap tidak bisa,” katanya, Senin (02/11/2026).

Meski demikian, dia mengakui urgensi adanya pemadam kebakaran khusus di kepulauan karena peristiwa demikian meskipun insidentil cukup berdampak serius sehingga membutuhkan kesiagaan dari pemerintah dan masyarakat.

“Memang harus ada penguatan di struktur kecamatan untuk kesiapsiagaan itu,” tandasnya.

Pihaknya berencana akan membahas hal ini bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Kemungkinan jika disetujui akan dimasukkan pada Perubahan APBD 2027 (PAK) mendatang.

Tentunya, hal tersebut akan mempertibangkan kemampuan anggaran daerah dengan skema jika tidak bisa dilakukan semua kecamatan sekaligus, akan dicicil setiap kecamatan.

“Karena Sumenep ini memiliki sembilan kecamatan kepulauan,” tambahnya.

Agar semakin mempermudah akses ke berbagai desa, armada pemadam kebakaran tersebut akan menggunakan motor roda tiga sehingga lebih fleksibel melewati berbagai medan.

“Untuk penanggungjawabnya nanti akan dilakukan oleh kecamatan sehingga bisa dikelola dengan baik,” tuturnya.

Sebagai informasi, beberapa peristiwa kebakaran di kepulauan terjadi dan berdampak cukup serius, diantaranya, kebakaran terjadi pada Sabtu malam, 30 November 2024, sekira pukul 18.45 WIB, di mana api dengan cepat melalap rumah, milik Aminah (60 Tahun), seorang nenek di Dusun 3, Desa Pagerungan Besar.

Kebakaran juga melanda rumah milik Abdur Rahman (67), warga Dusun Kalompang, Desa Jate, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, pada Jumat (12/06/2026) malam.

Kemudian, terbaru puluhan sepeda motor milik warga hangus terbakar di sebuah lokasi yang biasa dijadikan parkir di Desa Tembayangan, Kecamatan Kangayan, Kepulauan Kangean, \ (20/08/2026).

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *