Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pelaksanaan program strategis tahun 2025, sekaligus mendorong transformasi digital di lingkungan birokrasi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Sumenep dituntut memiliki etos kerja tinggi dan penguasaan teknologi informasi guna menjawab tantangan zaman.
“Percepatan pelaksanaan agenda pemerintah ini bukan sekadar capaian kinerja, melainkan juga mencerminkan komitmen moral dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (05/05/2025).
Anwar yang juga mantan Sekretaris KPUD Sumenep itu menekankan pentingnya penguasaan teknologi oleh ASN. Menurutnya, kemampuan dalam menggunakan platform digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mutlak di era birokrasi modern.
“ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep harus mulai terbiasa menggunakan platform digital. Ini bukan hanya tren, tetapi sebuah keniscayaan agar pelayanan publik bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan efisien,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, DPMD Sumenep akan menggencarkan pelatihan dan pembinaan teknologi informasi bagi para ASN. Hal ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik.
“Kalau kita ingin Sumenep menjadi daerah yang lebih progresif dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, maka ASN harus siap bertransformasi, mau terus belajar, dan mampu bekerja lebih gesit,” pungkas Anwar.
Berita ini menunjukkan arah baru birokrasi Sumenep yang tak hanya mengejar target program, tetapi juga siap menyesuaikan diri dengan tuntutan digitalisasi pemerintahan.













