Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, terus memperluas target program ketahanan pangan desa. Tahun ini, Pemdes menggagas pengembangan pertanian hortikultura sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pangan dasar masyarakat setempat.
Program hortikultura ini diproyeksikan menjadi salah satu unggulan, setelah sebelumnya Pemdes Pagerungan Kecil menjalankan program perikanan sampan fiber dan budidaya ayam joper.
Dengan hadirnya sektor pertanian, diharapkan mampu menambah ketersediaan pangan sehat dan bergizi bagi warga, sekaligus menjadi penopang ekonomi masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen, Pemdes akan merancang grand desain pembangunan green house agar proses pertanian lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Kehadiran green house diyakini dapat menjaga kualitas tanaman, mengurangi risiko gagal panen akibat faktor cuaca, serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurahman, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata semangat pemerintah desa dalam membangun kemandirian pangan.
“Kami optimis pertanian hortikultura bisa berkembang di desa kami. Dengan dukungan green house, program ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menyambut baik gagasan tersebut.
“Inovasi desa dalam mengembangkan ketahanan pangan patut diapresiasi. Upaya Pemdes Pagerungan Kecil ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa,” kata Anwar.
Meski demikian, ia mendorong kepada Pemdes se-Kecamatan Sapeken, untuk proaktif memperhatikan dan mengembangkan program ketahanan pangan ini, yang sesuai dengan kondisi dan potensi desa.
“Pemdes harus menjalankan serius ketahanan pangan ini, supaya masyarajat bisa merasakan dampaknya,” tukasnya.













