Berita

Normalisasi Listrik Giliraja, DPRD Sumenep Dorong Layanan 24 Jam

Avatar
1023
×

Normalisasi Listrik Giliraja, DPRD Sumenep Dorong Layanan 24 Jam

Sebarkan artikel ini
Normalisasi Listrik Giliraja, DPRD Sumenep Dorong Layanan 24 Jam
Anggota DPRD Sumenep dari Dapil II, Akhmadi Yasid

Mediapribumi.id, Sumenep — Rencana normalisasi listrik di Pulau Giliraja menjadi perhatian utama dalam Dialog Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) yang digelar di Desa Banbaru, Kecamatan Giligenting, Minggu (20/04/2025).

Dalam forum tersebut, Anggota DPRD Sumenep dari Dapil II, Akhmadi Yasid, menyuarakan dukungan penuh terhadap upaya Pemkab Sumenep dan PLN dalam meningkatkan layanan listrik di pulau tersebut hingga 12 jam.

“Listrik bukan sekadar kebutuhan, tapi kebutuhan dasar yang vital,” tegas Akhmadi di hadapan peserta forum.

Ia menyayangkan bahwa meski Indonesia hampir 80 tahun merdeka, masyarakat Giliraja belum sepenuhnya menikmati kemerdekaan dalam arti kesejahteraan.

Politisi PKB itu menilai, permasalahan listrik bukan semata urusan teknis seperti solar atau genset, tetapi juga menyangkut kebijakan strategis yang memerlukan keberpihakan. Ia mengapresiasi peningkatan layanan listrik dari 0 jam ke 3 jam, lalu 6 jam, dan kini menuju 12 jam, sebagai bukti adanya goodwill pemerintah.

Namun, Akhmadi juga menyoroti persoalan internal PLN. Ia menyebut, beberapa gangguan listrik bisa jadi bukan akibat kerusakan mesin, melainkan lemahnya manajemen di lapangan.

“Jangan-jangan listrik mati bukan karena mesinnya rusak, tapi karena masalah teknis yang tidak ditangani serius,” ujarnya.

Selain listrik, Akhmadi turut menyinggung kondisi infrastruktur jalan di Giliraja yang masih tertinggal. Menurutnya, sejumlah proyek jalan tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran nasional, namun ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap wilayah kepulauan tetap tinggi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif demi mewujudkan layanan dasar yang merata, termasuk keterlibatan DPRD dalam memperjuangkan anggaran.

Tak berhenti di 12 jam, Akhmadi berharap layanan listrik di Giliraja bisa terus ditingkatkan hingga 24 jam penuh.

“Sudah cukup masyarakat kita berdamai dengan jalan rusak, sinyal lemah, dan listrik yang sering mati. Kini saatnya negara benar-benar hadir,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep