BeritaMigas

Membangun Harapan dari Sampang: Komitmen PETRONAS Indonesia Mengangkat SDM Lokal ke Panggung Energi Nasional

Avatar
775
×

Membangun Harapan dari Sampang: Komitmen PETRONAS Indonesia Mengangkat SDM Lokal ke Panggung Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
Membangun Harapan dari Sampang: Komitmen PETRONAS Indonesia dalam Mengangkat SDM Lokal ke Panggung Energi Nasional

Mediapribumi.id, Sampang — Di balik gemuruh industri migas yang identik dengan teknologi tinggi dan investasi besar, terselip kisah tentang tujuh anak muda dari Sampang yang kini tengah memulai perjalanan transformasi hidup mereka.

Mereka bukan sekadar angka statistik dalam laporan perusahaan, melainkan simbol harapan baru-buah dari komitmen nyata PETRONAS Indonesia dalam memberdayakan sumber daya manusia lokal.

PETRONAS Indonesia, yang telah hadir di Indonesia lebih dari dua dekade, tak hanya fokus pada kinerja operasional dan produksi energi. Di balik itu, tersimpan upaya sistematis untuk menciptakan dampak sosial jangka panjang, terutama melalui pilar Powering Knowledge dalam Program Pengembangan Masyarakat (PPM).

Salah satu implementasi nyatanya adalah perekrutan tujuh talenta muda asal Sampang untuk menjadi Production Operator di proyek pengembangan Lapangan Hidayah, lepas pantai Jawa Timur.

Langkah ini bukan sekadar penciptaan lapangan kerja. Ini adalah kisah bagaimana perusahaan migas multinasional membuka ruang bagi anak-anak daerah untuk berkembang, belajar, dan bersaing secara global. Proses rekrutmen mereka pun tidak instan. Dimulai dari seleksi administrasi, asesmen, wawancara, hingga tes kesehatan menyeluruh, PETRONAS memastikan bahwa hanya mereka yang memiliki dedikasi dan semangat tinggi yang akan bergabung.

Setelah resmi bergabung, para peserta tidak langsung terjun ke lapangan. Mereka lebih dulu mengikuti pelatihan intensif selama enam bulan di PPSDM Migas Cepu, sebuah lembaga pelatihan di bawah Kementerian ESDM.

Di sana, mereka tak hanya dibekali ilmu teknis, tetapi juga keterampilan lunak seperti kepemimpinan, kolaborasi tim, hingga kemampuan bahasa Inggris, keterampilan yang kerap menjadi penghalang anak daerah untuk bersaing secara luas.

Presiden Direktur PETRONAS Indonesia, Yuzaini Md Yusof, menegaskan bahwa pengembangan SDM lokal adalah investasi sosial jangka panjang.

“Kami percaya bahwa pengembangan sumber daya manusia lokal tidak hanya akan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan industri energi nasional,” ujarnya. Rabu (18/06/2025).

Harapan senada datang dari SKK Migas Jabanusa. Kepala Perwakilan Anggono Mahendrawan menyatakan bahwa upaya ini sejalan dengan visi menjadikan industri migas sebagai penggerak ekonomi daerah.

“Kami berharap program seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya,” katanya.

Setelah menjalani pelatihan di Cepu, ketujuh pemuda itu akan melanjutkan on-the-job training selama enam bulan di lapangan. Mereka akan ditempa langsung dalam persiapan proyek Lapangan Hidayah yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2027. Tak hanya memperkuat peran mereka dalam sektor energi, pelibatan ini juga diharapkan mendongkrak perekonomian lokal secara nyata.

Komitmen PETRONAS tidak berhenti di situ. Perusahaan juga mengelola Wilayah Kerja Ketapang melalui kemitraan dengan PT Petrogas Jatim Sampang Energi, anak perusahaan BUMD milik Pemprov Jawa Timur. Kolaborasi ini memperlihatkan upaya serius dalam mendorong sinergi antara industri global dan kekuatan lokal.

Dengan cakupan operasional di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatra, Laut Natuna, Papua Barat, hingga Indonesia Timur, PETRONAS membawa semangat bahwa pengembangan energi bukan sekadar eksplorasi sumber daya alam, tetapi juga eksplorasi potensi manusia, termasuk mereka yang selama ini berada di pinggiran.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep