Mediapribumi.id, Sumenep – Selama masa libur natal dan tahun baru (Nataru), program makan bergizi gratis (MBG) tetap didistribuskan. Termasuk di Kabupaten Sumenep, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga tetap mendistribusikan.
Kendati demikian, jika pihak sekolah menyatakan tidak mau menerima sementara waktu, MBG tersebut tidak akan didistribusikan sementara.
Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 8 Tahun 2025. Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, pelayanan MBG selama masa libur Nataru dilakukan berdasarkan kesediaan dan kesepakatan antara SPPG dengan pihak sekolah.
“Untuk siswa sekolah sifatnya opsional, jika tidak memungkinkan untuk mengambil atau dikirim karena alasan tertentu tidak masalah jika tidak didistribusikan,” terangnya, dikutip dari tempo.co. Sabtu (27/12/2025).
Sementara, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Sumenep, Moh. Kholilur Rahman Hidayatullah, mengaku sudah meminta kepada seluruh SPPG yang beroperasi saat ini untuk mengoordinasikan hal ini kepada pihak sekolah penerima manfaat.
“Jika pihak sekolah tidak mau menerima sementara, tidak akan dilakukan distribusi. Namun, hal itu harus disampaikan dalam surat pernyataan tertulis,” jelasnya.
Bahkan, jika sekolah tetap minta untuk didistribusikan, SPPG akan tetap mendistribusikan ke sekolah, untuk teknis penyalurannya disesuaikan dengan kesepkatan anatar pihak sekolah dengan orang tua siswa.
Sementara, Kepala MIN 1 Sumenep, Tri Wahyudi mengatakan, hingga tanggal 24 Desember kemarin, meskipun sudah libur sejak tanggal 20 tetap menerima MBG.
Hal ini kesepakatan antara wali kelas dan orang tua siswa tetap didistribusikan dan nantinya dijemput ke sekolah oleh orang tua.
Sedangkan, untuk menu yang diterima siswa, karena masih dalam masa liburan dan siswa lebih suka makanan kering, maka menunya menyesuaikan dengan permintaan tersebut.
“Kami sudah menerima surat edarannya terkait hal ini,” tutru Tri Wahyudi.













