Berita

Komisi II DPRD Sumenep Imbau Nelayan dan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

Avatar
44
×

Komisi II DPRD Sumenep Imbau Nelayan dan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, Rasidi, S.Pd., mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah Kabupaten Sumenep. “Keselamatan adalah prioritas utama saat melaut dan tidak perlu memaksakan diri jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” kata Rasidi, Kamis (5/2/2026). Ia menjelaskan, cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Sumenep belakangan ini umumnya ditandai hujan lebat disertai angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari banjir, pohon tumbang, hingga terganggunya aktivitas masyarakat. “Kami menghimbau seluruh masyarakat Sumenep agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem. Kondisi ini tidak bisa dianggap sepele, karena dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan,” ujarnya. Rasidi meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya di luar rumah, serta tidak mengabaikan peringatan yang dikeluarkan instansi terkait. “Kami berharap masyarakat selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah,” ucapnya. Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait, mulai tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. “Jadi kesiagaan itu bukan tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, dengan kewaspadaan bersama,” pungkasnya.
Rasidi, Anggota Komisi II DPRD Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep — Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, Rasidi, mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Keselamatan adalah prioritas utama saat melaut dan tidak perlu memaksakan diri jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” kata Rasidi, Senin (05/02/2026).

Ia menjelaskan, cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Sumenep belakangan ini umumnya ditandai hujan lebat disertai angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari banjir, pohon tumbang, hingga terganggunya aktivitas masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Sumenep agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem. Kondisi ini tidak bisa dianggap sepele, karena dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan,” ujarnya.

Rasidi meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya di luar rumah, serta tidak mengabaikan peringatan yang dikeluarkan instansi terkait.

“Kami berharap masyarakat selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah,” ucapnya.

Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait, mulai tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.

“Jadi kesiagaan itu bukan tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, dengan kewaspadaan bersama,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep