Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten Sumenep menaruh harapan besar pada kehadiran Koperasi Desa Merah Putih sebagai pendorong utama kebangkitan ekonomi desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa koperasi ini akan menjadi ujung tombak dalam memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.
“Koperasi Merah Putih ini akan menjadi motor ekonomi desa. Kami ingin koperasi ini benar-benar hadir untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa, berbasis pada potensi lokal yang ada di setiap desa,” tegas Anwar saat diwawancarai, Minggu (20/04/2025).
Pembentukan koperasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI terkait penguatan ekonomi desa melalui koperasi.
Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjut Anwar, berkomitmen penuh mendukung program ini dengan memastikan koperasi dibentuk sesuai kebutuhan dan karakteristik tiap desa.
“Kami telah menerima arahan dari Bupati Sumenep yang mengharapkan koperasi ini bisa berjalan efektif di seluruh desa,” tambahnya.
Koperasi Desa Merah Putih akan melibatkan seluruh warga sebagai anggota, dengan fokus utama pada pemberdayaan ekonomi. DPMD akan menggencarkan sosialisasi agar masyarakat memahami peran, hak, dan kewajiban mereka dalam koperasi.
Koperasi ini diharapkan mampu mengelola potensi desa secara maksimal, mulai dari sektor pertanian, kerajinan, hingga sektor ekonomi lain yang memiliki nilai jual tinggi. Meski beberapa desa sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Anwar menegaskan tidak akan ada tumpang tindih fungsi antara dua entitas ini.
“Fungsi BUMDes dan koperasi akan diatur agar tidak ada tumpang tindih. Keduanya akan saling menguatkan untuk mendukung pembangunan ekonomi desa,” jelasnya.
DPMD bersama pemerintah desa dan OPD terkait kini tengah menyiapkan pembentukan koperasi di seluruh desa di Sumenep. Optimisme tinggi mengiringi langkah ini.
“Kami optimis Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi motor utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memperkuat perekonomian lokal,” pungkas Anwar.













