Berita

Kades Marjuni Optimis Pulau Saur dan Saebus Akan Jadi Lumbung Pangan Kepulauan Sapeken

Avatar
1429
×

Kades Marjuni Optimis Pulau Saur dan Saebus Akan Jadi Lumbung Pangan Kepulauan Sapeken

Sebarkan artikel ini
Kades Marjuni Optimis Pulau Saur dan Saebus Akan Jadi Lumbung Pangan Kepulauan Sapeken
Kelompok Wanita Tani Pulau Saur, Camat, Penmping Desa, Bumdes, saat Panen Raya Padi

Mediapribumi.id, Sumenep — Kepala Desa (Kades) Saur Sebus, H. Marjuni, menyatakan optimisme bahwa hasil pertanian dari Pulau Saur dan Pulau Saebus, akan menjadi lumbung pangan utama di Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki kedua pulau tersebut, produksi pertanian dipastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setempat bahkan berpotensi untuk dijual ke daerah lain.

Menurut Kades Marjuni, sebagai langkah nyata, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Saur Saebus, kini aktif dalam mempromosikan hasil pertanian dari kedua pulau ini.

“Bumdes akan membantu petani dalam pengemasan produk yang lebih menarik dan bernilai jual tinggi,” katanya. Senin (3/3/2025).

Kemudian, sambung Marjuni, produk unggulan seperti padi dan jagung akan dikemas dengan branding khas daerah, sehingga memiliki daya saing di pasar lokal maupun luar daerah.

Meski sama-sama berkontribusi dalam sektor pertanian, Pulau Saur dan Pulau Saebus memiliki potensi yang berbeda-beda.

“Pulau Saur dikenal dengan hasil pertanian yang beragam, terutama padi, jagung, dan semangka. Selain itu, pulau ini juga menghasilkan kangkung, kelapa, timun, serta berbagai tanaman keluarga lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Pulau Saebus lebih unggul dalam produksi padi, jagung, timun, kacang tanah, kacang hijau, dan cabe.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa, serta keterlibatan Bumdes, Marjuni optimis, hasil pertanian dari dua pulau ini tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kami yakin, dengan pengelolaan yang baik dan pemasaran yang efektif, Saur dan Saebus bisa menjadi ikon lumbung pangan di Kepulauan Sapeken,” ujarnya.

Selanjutnya, upaya ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.

“Dengan potensi yang melimpah dan strategi pemasaran yang matang, Saur dan Saebus siap menjadi pusat ketahanan pangan di Kepulauan Sapeken,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Anwar Syahroni Yusuf, mengatakan, potensi pertanian yang bersinggungan dengan ketahanan pangan, ia minta dilakukan secara serius.

Anwar, juga mengapresiasi Camat dan Kades Pulau Saur Saebus, karena mulai memotivasi para kelompok tani dan kelompok wanita tani untuk lebih kreatif.

“Kegiatan seperti yang di Desa Saur Saebus, tentu kami apresiasi. Kemudian, kami tekankan supaya kegiatan ini terus dikembangkan, karena juga berkaitan dengan katahanan pangan, dan peran serta masyarakat kelompok tani dan kelompok wanita tani,” paparnya.

“Semoga, hasil pertanian di saur dan saebus, selalu berinovasi, juga kamu siap akan sharing nantinya dengan Pemdesnya,” tukasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep