Berita

Iskandar Dzulkairnain: Sumenep Butuh Terobosan Pendidikan, Bukan Seremonial

Avatar
1119
×

Iskandar Dzulkairnain: Sumenep Butuh Terobosan Pendidikan, Bukan Seremonial

Sebarkan artikel ini
Iskandar Dzulkairnain: Sumenep Butuh Terobosan Pendidikan, Bukan Seremonial
Iskandar Dzulkarnain, Dosen UTM

Mediapribumi.id, Sumenep — Dalam Momentum Hari Pendidikan Nasional tahun 2025, Iskandar Dzulkairnain, Dosen Universitas Trunojoyo Madura (UTM), menyoroti kondisi pendidikan di Kabupaten Sumenep yang dinilai masih memprihatinkan.

Menurutnya, pendidikan seharusnya menjadi tonggak utama dalam rencana pembangunan daerah, termasuk di Sumenep.

“Rata-rata lama sekolah di Sumenep hanya 6,10 tahun, artinya mayoritas masyarakat hanya lulusan Sekolah Dasar. Ini seharusnya menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Sumenep,” ujar Iskandar. Jumat (02/05/2025).

Ia menilai, upaya pembangunan di Sumenep seharusnya dimulai dari sektor pendidikan. Pemerintah perlu membuka ruang-ruang baru untuk memperpanjang masa pendidikan masyarakat, seperti melalui beasiswa maupun penguatan lembaga pendidikan yang inklusif dan terjangkau.

“Pendidikan adalah indikator utama kemajuan sebuah daerah. Sayangnya, hal ini kerap diabaikan. Pemerintah justru lebih sibuk dengan kegiatan yang bersifat seremonial,” tambahnya.

Iskandar juga mengingatkan bahwa Sumenep pernah dikenal sebagai pusat peradaban di masa lampau. Namun kini, kejayaan tersebut hanya menjadi catatan sejarah tanpa kesinambungan yang jelas.

Ia berharap pemerintah daerah dapat lebih serius dalam membangun sektor pendidikan sebagai pondasi utama kemajuan jangka panjang masyarakat Sumenep.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep