BeritaPeristiwa

El Nino Berpotensi Melanda, BMKG Minta Warga Sumenep Hemat Air dan Waspada Kebakaran

Avatar
24
×

El Nino Berpotensi Melanda, BMKG Minta Warga Sumenep Hemat Air dan Waspada Kebakaran

Sebarkan artikel ini
El Nino Berpotensi Melanda, BMKG Minta Warga Sumenep Hemat Air dan Waspada Kebakaran
Potret Salah Satu Sawah pada Musim Kemarau di Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Trunojoyo imbau masyarakat Sumenep untuk waspada terhadap potensi el nino yang potensial terjadi dalam beberapa waktu yang akan datang.

El nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang menyimpang dari kondisi normal. Hal ini akan mengganggu sirkulasi angin global yang biasanya memicu musim kemarau lebih panjang, suhu udara lebih panas, dan penurunan curah hujan drastis.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) Sumenep mengidentifikasi sejumlah daerah yang mengalami kering kritis, saat ini sudah mulai membaik menjadi kering langka setelah dilakukan pengeboran air di beberapa titik.

Sebanyak 76 desa di 19 kecamatan yang ada di Sumenep dilaporkan masuk kategori rawan kekeringan pada musim kemarau saat ini. Wilayah itu meliputi kepulauan dan daratan, diantaranya Manding, Pasongsongan, Rubaru, Pragaan, Ganding, Guluk-Guluk, Ambunten, Batang-Batang, Batuputih, Saronggi, Arjasa, Kangayan, Gayam, Raas, Giligenting, Talango, Masalembu, Nonggunong, hingga Sapeken.

“Desa-desa berstatus kering kritis akan diutamakan dalam penyaluran bantuan air bersih. Berkaca dari pola tahun-tahun sebelumnya, kesulitan air di wilayah tersebut biasanya mulai terasa sekitar satu bulan setelah musim kemarau berlangsung,” kata Sekretaris BPBD Sumenep, Abd. Kadir.

Terpisah, Kepala BMKG Trunojoyo, Ari Widjajanto mengimbau agar masyarakat waspada menghadapi potensi el nino tersebut.

Langkah penting yang perlu dilakukan oleh masyarakat adalah mengantisipasi dengan menggunakan air secara efisien dan tidak berlebihan.

“Saat ini Madura termasuk kategori waspada, kami harapkan masyarakat berhati-hati dan mengantisipasi dengan memanfaatkan sumber air yang ada,” jelasnya, Minggu (05/07/2026).

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga potensi kebakaran di sekitar tempat tinggalnya, mengingat ketika el nino terjadi sangat rawan kebakaran.

“Mohon arif dan bijaksana untuk menjaga kondisi air sesuai kebutuhan dan menjaga dari potensi kebakaran,” tandasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *