BeritaPemerintahan

Dorong Hilirisasi Perikanan, DKP Jatim Gelar Pertemuan Diversifikasi Produk Bernilai Tambah di Sumenep

Avatar
644
×

Dorong Hilirisasi Perikanan, DKP Jatim Gelar Pertemuan Diversifikasi Produk Bernilai Tambah di Sumenep

Sebarkan artikel ini
Dorong Hilirisasi Perikanan, DKP Jatim Gelar Pertemuan Diversifikasi Produk Bernilai Tambah di Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam mendorong hilirisasi sektor perikanan. Melalui kerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep dan Universitas Brawijaya Malang, DKP Jatim menggelar Pertemuan Diversifikasi Produk Bernilai Tambah di Aula Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengakselerasi pengembangan industri pengolahan hasil perikanan yang berdaya saing dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir.

Mewakili Kepala DKP Provinsi Jawa Timur, Mohammad Isa Anshori, Anang Margono menuturkan bahwa potensi perikanan Jawa Timur yang begitu besar belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi optimal bagi masyarakat.

“Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan potensi perikanan terbesar di Indonesia. Namun, potensi besar ini belum banyak dirasakan masyarakat karena sebagian besar hasil perikanan masih dijual dalam bentuk bahan mentah,” ungkapnya.

Menurut Anang, kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan inovasi, kreativitas, dan kolaborasi antara nelayan, pembudidaya, serta pelaku UMKM. Dengan demikian, mereka dapat menghasilkan produk olahan bernilai tambah, berdaya simpan tinggi, dan memiliki daya tarik pasar yang lebih luas.

“Hilirisasi menjadi kunci peningkatan kesejahteraan nelayan dan pelaku UMKM. Kita ingin mengubah paradigma, tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga produk olahan dengan kemasan menarik dan kualitas unggul,” jelasnya.

Selain meningkatkan mutu produk, DKP Jatim juga menekankan pentingnya fasilitasi sertifikasi dan pendampingan pemasaran, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

“Pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah dan pelaku usaha akan mempercepat transformasi ekonomi kelautan dan perikanan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Anang berharap kegiatan ini dapat melahirkan ide-ide segar dari para pelaku usaha di lapangan, sehingga produk lokal Sumenep dan Jawa Timur mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DKP Provinsi Jawa Timur atas inisiatif pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kepedulian DKP Jatim terhadap pengembangan sektor perikanan di Sumenep. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dengan program-program nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Agus juga memberikan apresiasi kepada para narasumber dari Universitas Brawijaya Malang, khususnya Angga Wira Perdana, S.Pi., M.P., Ahli Teknologi Industri Hasil Perikanan, yang turut berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun industri pengolahan hasil perikanan yang lebih profesional, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut diikuti oleh sejumlah pelaku UMKM, nelayan, dan pembudidaya perikanan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep, dengan harapan mampu membuka peluang baru bagi pengembangan produk lokal unggulan berbasis potensi kelautan dan perikanan daerah.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep