Berita

DKPP Sumenep Bakal Perjuangkan Tembakau Masuk Daftar Penerima Pupuk Subsidi

Avatar
255
×

DKPP Sumenep Bakal Perjuangkan Tembakau Masuk Daftar Penerima Pupuk Subsidi

Sebarkan artikel ini
Luas Tanam Tembakau di Sumenep 2025 Turun Drastis, DKPP dan Petani: Iklim Jadi Penentu
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid.

Mediapribumi.id, Sumenep — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bakal memperjuangkan agar tanaman tembakau dapat masuk dalam daftar komoditas penerima pupuk subsidi dari pemerintah pusat.

Selama ini, tembakau tidak termasuk dalam kategori tanaman yang berhak memperoleh pupuk subsidi.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan aturan itu berlaku secara nasional, sehingga petani tembakau di seluruh Indonesia, termasuk Madura, tidak bisa memanfaatkan pupuk bersubsidi.

“Petani tembakau tidak boleh menggunakan pupuk bersubsidi, aturannya memang begitu,” kata Chainur, Minggu (21/09/2025).

Ia menjelaskan, saat ini pupuk subsidi hanya diberikan untuk sepuluh komoditas utama. Dari sektor tanaman pangan, meliputi padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, dan bawang putih. Sementara dari sektor perkebunan, yaitu kopi, kakao, tebu rakyat, serta ubi kayu.

Namun, Chainur yang akrab disapa Inung ini menegaskan pihaknya sudah berinisiatif mengusulkan tembakau agar mendapat alokasi subsidi. Menurutnya, hal itu penting untuk membantu petani menekan biaya produksi yang terus melonjak.

“Setiap rapat dengan pemerintah pusat, kami sudah menyampaikan persoalan tersebut. Kami juga berkoordinasi dengan kabupaten lain sentra tembakau, khususnya di Madura, agar suara kami lebih kuat,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat.

“Daerah hanya bisa mengusulkan. Keputusan ada di pemerintah pusat karena ini kebijakan nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Asim, seorang petani tembakau asal Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, berharap ada solusi cepat dari pemerintah daerah.

“Kalau bisa diberikan bantuan pupuk khusus bagi petani tembakau di Sumenep. Kami berharap pemerintah segera memberikan solusi untuk meringankan beban petani,” ungkapnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep