BeritaKesehatan

Capaian Imunisasi Campak di Sumenep Baru 83 Persen, Diperpanjang Hingga 27 September

Avatar
2922
×

Capaian Imunisasi Campak di Sumenep Baru 83 Persen, Diperpanjang Hingga 27 September

Sebarkan artikel ini
Capaian Imunisasi Campak di Sumenep Baru 83 Persen, Diperpanjang Hingga 27 September
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri.

Mediapribumi.id, Sumenep — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus menggenjot capaian imunisasi massal campak (Outbreak Response Immunization/ORI). Hingga Senin (15/9/2025), realisasi imunisasi baru mencapai 61.392 sasaran atau 83 persen dari target 73.969 anak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menjelaskan capaian tersebut merupakan akumulasi dari 26 puskesmas dan enam rumah sakit. Meski menunjukkan progres cukup baik, angka tersebut belum memenuhi target minimal 90 persen.

“Capaian kami pada hari Sabtu kemarin yaitu 81,3 persen. Setelah ada beberapa pertimbangan dari para pakar, akhirnya diberikan tambahan waktu dua minggu, sampai 27 September 2025,” ungkap Syamsuri, Selasa (16/9/2025).

Keputusan perpanjangan itu diambil usai rapat koordinasi bersama Kementerian Kesehatan RI, World Health Organization (WHO), UNICEF, dan Universitas Airlangga.

Menurut Syamsuri, selama dua minggu pertama, pelaksanaan ORI difokuskan melalui puskesmas, lembaga pendidikan, dan posyandu. Sementara pada minggu ketiga dilakukan sweeping atau penyisiran ke rumah-rumah warga. Namun, hasil sweeping dinilai belum maksimal.

“Mulai tanggal 8 sampai 13 September kami lakukan penyisiran, tapi hasilnya belum efektif. Karena itu, di waktu tambahan ini minggu pertama akan difokuskan pada penguatan posyandu, minggu kedua kembali dilakukan sweeping,” jelasnya.

Ia berharap, dengan tambahan waktu serta dukungan lintas sektor dan partisipasi masyarakat, capaian target 90 persen dapat terwujud.

“Mulai Senin kemarin sampai Sabtu ini, posyandu kita hidupkan kembali. Minggu kedua nanti baru penyisiran ke rumah warga. Semoga dengan kerja sama semua pihak, target bisa tercapai,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep