Mediapribumi.id, Sumenep — Apel Kebangsaan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur di Kantor Bupati Sumenep memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba. Senin (06/10/2025).
Apel kebangsaan ini dihadiri langsung oleh Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol Budi Mulyanto dan ditemui langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, R. Achmad Syahwan Effendy dan dihadiri oleh Forkopimda dan pegawai di lingkungan Pemkan setempat.
“Kami mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berperan aktif dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujar Brigjen Pol Budi Mulyanto.
Ia juga menekankan pentingnya ketahanan moral dan sosial untuk mewujudkan Sumenep unggul, mandiri, dan sejahtera.
Awal tahun 2025, di Kabupaten Sumenep publik dikagetkan dengan ditemukannya satu drum narkoba di perairan kepulauan Sumenep.
“Sebagian besar narkoba (sabu, ekstasi) disuplai dari Laos, Vietnam, Thailand, dan Cina dengan menggunakan transportasi laut, darat dan udara,” imbuhnya.
Bahkan, ia menerangkan data tingkat ketergantungan narkoba di pedesaan sebanyak 1,39%, dan perkotaan sebanyak 2,77%.
“Banyak pengguna yang belum terungkap secara hukum, tapi sudah teridentifikasi kecanduan,” tandasnya.
Lebih lanjut, untuk memberantas hal itu, Brigjen Pol Budi Mulyanto mengajak kepada yang sudah terlanjur kecanduan untuk melapor ke Kantor BNN setempat. Dengan melaporkan hal itu, tidak akan ada proses hukum.
“Mulai dari diri sendiri, keluarga, RT/RW hingga satuan kerja ASN. Ciptakan lingkungan sehat dan positif untuk menangkal peredaran narkoba,” pungkasnya.













