BeritaPendidikan

Dewan Pendidikan Sumenep Dorong Guru Aktif Menulis dan Publikasi Pendidikan Melalui Pelatihan Karya Ilmiah

Avatar
35
×

Dewan Pendidikan Sumenep Dorong Guru Aktif Menulis dan Publikasi Pendidikan Melalui Pelatihan Karya Ilmiah

Sebarkan artikel ini
Dewan Pendidikan Sumenep Dorong Guru Aktif Menulis dan Publikasi Pendidikan Melalui Pelatihan Karya Ilmiah
Persiapan Pelatihan Menulis Karya Ilmiah DPKS

Mediapribumi.id, Sumenep — Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) terus berupaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik melalui penyelenggaraan Pelatihan Menulis Karya Ilmiah bagi guru SD dan SMP. Kegiatan yang akan digelar pada awal Juni 2026 tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat budaya akademik dan literasi di kalangan guru.

Sebanyak 54 guru dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep dijadwalkan mengikuti pelatihan yang mengangkat tema “Meningkatkan Profesionalisme Guru melalui Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi Pendidikan”.

Koordinator kegiatan, Dr. Slamet, menegaskan bahwa pelatihan tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan bagian dari upaya membangun tradisi akademik yang lebih kuat di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, guru masa kini dituntut tidak hanya mampu mengajar di dalam kelas, tetapi juga memiliki kemampuan mendokumentasikan pengalaman, inovasi, dan gagasan pembelajaran dalam bentuk karya ilmiah yang dapat dipublikasikan.

“Guru tidak cukup hanya mengajar di ruang kelas. Mereka juga harus mampu menuangkan pengalaman, gagasan, dan inovasi pembelajaran dalam bentuk tulisan ilmiah yang bisa dipublikasikan,” ujarnya.

Ia menilai banyak guru memiliki metode dan pengalaman pembelajaran yang efektif, namun belum terdokumentasi secara akademik. Kondisi tersebut menyebabkan berbagai praktik baik yang berpotensi dikembangkan dan direplikasi di sekolah lain hanya berhenti pada lingkup terbatas.

Karena itu, DPKS ingin memberikan bekal kepada para guru agar lebih percaya diri dalam menulis serta memahami kaidah dan sistematika karya ilmiah secara benar. Selain sebagai sarana pengembangan keilmuan, publikasi ilmiah juga menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan kompetensi dan jenjang karier guru.

Dalam pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan materi dari akademisi, praktisi pendidikan, dan guru berprestasi. Materi mengenai pentingnya karya ilmiah bagi guru akan disampaikan oleh Syafiq, sedangkan teknik penulisan dan sitasi ilmiah akan dibawakan oleh Ridwan.

Tidak hanya berfokus pada teori, peserta juga akan didampingi dalam menyusun draft karya ilmiah, mengikuti klinik revisi, hingga memperoleh pendampingan menuju proses publikasi. Pendekatan tersebut dirancang agar hasil pelatihan dapat diterapkan secara nyata dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

DPKS menargetkan sedikitnya 80 persen peserta mampu memahami sistematika penulisan karya ilmiah secara komprehensif. Selain itu, sekitar 70 persen peserta diharapkan dapat menyelesaikan naskah hingga siap dipublikasikan.

“Pelatihan ini juga diarahkan untuk membentuk komunitas guru penulis di Kabupaten Sumenep,” tutupnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep