BeritaSosial Budaya

PCNU Sumenep Perkuat Khidmat melalui 9 Program Unggulan

Avatar
33
×

PCNU Sumenep Perkuat Khidmat melalui 9 Program Unggulan

Sebarkan artikel ini
PCNU Sumenep Perkuat Khidmat melalui 9 Program Unggulan
Peluncuran 9 Program Terkhidmat PCNU Sumenep. (Foto: Tangkapan Layar TVNU Sumenep)

Mediapribumi.id, Sumenep — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep Masa Khidmat 2026-2031 luncurkan “9 Program Terkhidmat PCNU Sumenep”.

Peluncuran tersebut dilakukan dalam momentum Pelantikan PCNU Sumenep Masa Khidmat 2026-2031 di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Beraji, Gapura, Sabtu (16/05/2026).

Sembilan program unggulan tersebut diantaranya:

1. Sekolah Unggulan Terintegrasi (PAUD-SMA)

2. Madrasah Kaderisasi Berjenjang

3. Pusat Kurikulum Aswaja an Nahhdliyah

4. BUMNU Air Mineral (AMINU)

5. NU Digital Marketplace

6. Klinik NU Terpadu (Medis – Non medis)

7. Rumah Peradaban dan Demokrasi Deliberatif an-Nahdliyah

8. Rumah Aspirasi dan Pelaynnan Digital Warga NU

9. Aplikasi Falakiyah NU.

“Indikator keberhasilan organisasi bukan hanya terlaksananya program secara seremonial, melainkan kebermanfaatan kepada semua masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Ketua PCNU Sumenep, KH. Md Widadi Rahim saat menyampaikan sambutan.

Saat ini kepengurusan PCNU Sumenep sebanyak 431 orang dengan latar pendidikan mayoritas pesantren dan lulusan perguruan tinggi.

Dia menegaskan, dengan kualitas SDM unggu saat ini untuk menjalankan roda organisasi tidak hanya secara seremonial melainkan benar-benar hadir di tengah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan.

Sementara, Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf mengajak kepada PCNU Sumenep yang baru dilantik tersebut untuk memperkuat persatuan secara lahir dan batin.

Menurutnya, sejak sebelum NU berdiri parra kiai sudah menggeluti khidmat kepada umat dan tradisi Aswaja sudah mengakar di tengah masyarakat.

“Buktinya banyak pesantren di Nusantara ini yang sudah berdiri jauh sebelum NU lahir,” tegasnya.

Dia melanjutkan, tujuan NU berdiri agar kekuatan khidmat para kiai dan ulama tersebut dipersatukan menjadi kekuatan besar untuk membawa perubahan.

Selain itu, Gus Yahya juga memberikan apresiasi terhadap sembilan program tersebut. Menurutnya, beberapa program diantaranya selaras dengan program yang digagas oleh PBNU saat ini.

Dia juga  meminta, dalam program digitalisasi agar terintegrasi dengan program digitalisasi dengan PBNU guna menyatukan kekuatan digital agar tidak berjalan secara terpisah-pisiah.

“Kita harus bergerak bersama ke arah yang sama, karena kita adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” tandasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep