BeritaKesehatan

“Roadshow” RSIA Ferina Hadir di Sumenep, Edukasi Pasangan Soal Peluang Kehamilan

Avatar
27
×

“Roadshow” RSIA Ferina Hadir di Sumenep, Edukasi Pasangan Soal Peluang Kehamilan

Sebarkan artikel ini
Roadshow RSIA Ferina Hadir di Sumenep, Edukasi Pasangan Soal Peluang Kehamilan
Peserta Seminar Awam Antusias Mendengarkan Penjelasan Pembicara

Mediapribumi.id, Sumenep — Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ferina Surabaya berikan edukasi kepada pasangan terkait kesuburan dan kehamilan melalui Seminar Awam bertajuk “Harapan untuk Memiliki Buah Hati” di Myze Hotel Sumenep, Minggu (26/04/2026).

Seminar ini menghadirkan dua pembicara yakni dr. Aucky Hinting, Ph.D., Sp.And (K), dan Dr. dr. Ashon Sa’adi, Spp.OG (K), serta dokter kandungan Sumenep dr. Yanuar Prionggo, Sp.OG, M.Ked.Klin sebagai moderator.

Roadshow RSIA Ferina Hadir di Sumenep, Edukasi Pasangan Soal Peluang Kehamilan
Para Pembicara dan Moderator Seminar Awam Saat diwawancarai Wartawan

Kegiatan ini merupakan agenda roadshow RSIA Ferina yang dilaksanakan secara bergilir dari berbagai kabupaten/kota, saat ini dilaksanakan di Kabupaten Sumenep untuk pertama kalinya guna memberikan edukasi kepada pasangan yang membutuhkan informasi terkait masalah kehamilan.

“Dalam satu tahun kami melaksanakan empat kali roadshow di berbagai daerah, dengan harapan RSIA Ferina memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata dr. Aucky Hinting.

Sementara, dr. Ashon menjelaskan, kesulitan hamil atau infertilitas merupakan keadaan tidak terjadi kehamilan setelah melakukan senggama dengan pasangan secara teratur tanpa kotrasepsi selama 12 bulan. Secara umum sebanyak 15 persen pasangan mengalami hal ini.

Maslah ini disebabkan karena salah satu dari pasangan mengalami kelainan. Secara rinci, prosentasenya 35 persen disebabkan kelainan pihak istri, 25 suami, 25 persen karena keduanya mengalami kelainan, dana 15 persen keduanya tidak memiliki kelainan

“Berdasarkan data yang kami kantongi, Kabupaten Sumenep nomor dua terbanyak di Madura yang mengalami hal ini, nomor satunya Bangkalan,” jelasnya.

Untuk menangani hal itu dibutuhkan teknologi tambahan untuk mencuci sperma dicuci kemudian dipilih yang baik untuk dimasukkan, hal ini disebut dengan inseminasi atau yang biasa dikenal dengan istilah Bayi Tabung.

RSIA Ferina Suraba melakukan Bayi Tabung ini sejak tahun 1990 dan saat ini telah memiliki sebanyak 12 dokter yang menangani. Sedangkan, jumlah yang ditangani hingga tahun 2025 kemarin sebanyak 2110 dengan persentase kehamilan mencapai 43 persen.

Lebih lanjut, dr. Ashon mendorong pasangan yang menginginkan kehamilan untuk mengubah gaya hidup sehat seperti makanan sehat serta berolahraga.

“Syaratnya untuk bisa hamil adalah sperma yang bagus serta telur yang bagus,” tuturnya.

Sebagai dokter kandungan yang melakukan praktik di Kabupaten Sumenep, dr. Yanuar Priyonggo akan memberikan edukasi dan konsultasi terkait proses dan program kehamilan di kliniknya tempat praktik yang ada di Jalan Dr. Wahidin Nomor 33, Lingkungan Dhelem, Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep.

Hal itu dilakukan, karena banyak pasangan di Kabupaten Sumenep yang membutuhkan informasi dan edukasi terkait program kehamilan.

“Untuk konsultasi lanjutan akan kami mulai di klinik kami, nanti kalau membutuhkan penanganan lebih lanjut akan dilakukan di RSIA Ferina,” tuturnya. (*)

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep