BeritaMigasPemerintahan

Wabup Sumenep Harap Rencana Pengeboran Migas KEI di Kangean Berhasil dan Dongkrak PAD

Avatar
691
×

Wabup Sumenep Harap Rencana Pengeboran Migas KEI di Kangean Berhasil dan Dongkrak PAD

Sebarkan artikel ini
Wabup Sumenep Harap Rencana Pengeboran Migas KEI di Kangean Berhasil dan Dongkrak PAD
Wabup Sumenep, KH. Imam Hasyim Saat Menghadiri Sidang Paripurna di Kantor DPRD Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, KH. Imam Hasyim berharap rencana pengeboran Minyak dan Gas Bumi (Migas) oleh Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI) di Pulau Kangean berhasil untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumenep Tahun Anggaran 2025 di Kantor DPRD setempat. Selasa (31/03/2026).

Wabup Imam Hasyim menyoroti tantangan serius di sektor migas, mengingat investasi migas di wilayah Sumenep mengalami penurunan signifikan, terutama pada blok-blok offshore yang sudah lama berproduksi.

Ia menjelaskan, ada beberapa faktor utama yang mengindikasikan turunnya investasi migas:

Decline rate pada sumur migas lama yang produksinya terus menurun.

– Blok migas di Sumenep masuk kategori mature field, sehingga produksi yang semula tinggi kini memasuki fase penurunan.

– Kendala ekonomi, yakni biaya produksi pengeboran relatif tinggi, sementara harga minyak dunia sangat fluktuatif.

– Kebijakan nasional yang mulai mendorong energi baru terbarukan (EBT), sehingga investor menunda pengembangan sektor migas.

“Semoga rencana pengeboran Migas di Pulau Kangean yang kemarin sudah selesai seismik 3D bisa berhasil sehingga bisa meningkatkan investasi,” tuturnya.

Meski menghadapi penurunan di sektor migas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan bahwa investasi non-migas justru mengalami peningkatan. Sektor pariwisata, UMKM, dan koperasi menjadi tumpuan baru dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Ini momentum bagi Sumenep untuk memperkuat ekonomi berbasis masyarakat, dari hulu ke hilir, agar lebih berdaya tahan,” imbuhnya.

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep itu menerangkan, tahun 2025 tren investasi di Sumenep mengalami penurunan yakni Rp2,6 triliun diibandingkan tahun 2024 yakni 2,7 triliun, hal ini disebabkan menurunnya investasi sektor Migas.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep