Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di kantor DPRD setempat. Selasa (31/03/2026).
Laporan tersebut menegaskan tiga bagian utama, yakni visi-misi pembangunan, gambaran pengelolaan keuangan daerah, serta capaian kinerja sepanjang tahun.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menegaskan arah pembangunan daerah tetap berlandaskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kesejahteraan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang transparan, inovatif, dan responsif.
Pengelolaan keuangan daerah dilaporkan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas. Meski sektor migas mengalami penurunan investasi, pemerintah daerah mampu menjaga stabilitas fiskal dengan mendorong sektor-sektor lain yang lebih berkelanjutan.
Dalam capaian kinerja, pemerintah menyoroti tiga fokus utama:
1. Peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan agar masyarakat lebih berdaya saing.
2. Penguatan ekonomi masyarakat berbasis hulu hingga hilir, terutama sektor pariwisata, UMKM, dan koperasi.
3. Tata kelola pemerintahan yang transparan, inovatif, dan responsif dalam melayani masyarakat.
“Meski sektor migas menurun, investasi non-migas justru meningkat. Sektor pariwisata, UMKM, dan koperasi menjadi motor penggerak baru perekonomian daerah, sekaligus membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya saat membacakan laporan.
Selain itu, Wabup Imam Hasyim juga membeberkan sejumlah penghargaan yang diterima oleh Pemkab Sumenep selama tahun 2025 baik nasional dan regional, di antaranya:
1. Rekor MURI atas monumen keris terpanjang.
2. Penghargaan dari Kementerian Keuangan atas percepatan penyaluran dana desa.
3. Predikat WTP dari BPK RI atas laporan keuangan daerah.
4. Anugerah Tokoh Inspiratif dari Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia.
5. Sertifikat penyelesaian pengadaan CASN dari BKN.
6. SMSI Award 2025 sebagai pemimpin inspiratif.
7. Piagam dari Perpamsi atas komitmen pengembangan BUMD Air Minum.
8. Penghargaan layanan penetapan NIP terbaik dari BKN Regional II Surabaya.
9. Juara III Keuangan Syariah dalam Festival Ekonomi Syariah Jawa Timur.
10. Penghargaan daerah pertanian tembakau inovatif dalam Madura Awards 2025.
Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Pemkab Sumenep berkomitmen melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, dengan menyeimbangkan antara pelestarian budaya, penguatan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang baik,” pungkasnya.













