Mediapribumi.id, Sumenep — Kegiatan Ngaji Lingkungan sekaligus santunan anak yatim digelar di Balai Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (14/03/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menebar Keberkahan Bulan Ramadhan 1447 H dengan Kepedulian Sosial dan Lingkungan.”
Acara ini diinisiasi oleh Kita Berbagi Sosial, Arasa Sociopreneur, dan Pokmaswas Reng Paseser. Kegiatan tersebut juga terlaksana berkat kolaborasi dengan Pemerintah Desa Lobuk, Baznas Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar, PT SBM, PT SBB, Kader Hijau Muhammadiyah, RRI Sumenep, serta Sumenep Network.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan Susiyanto Azzaki sebagai penceramah yang menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia.
Selain kajian keagamaan, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 25 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pada bulan suci Ramadan.
Kepala Desa Lobuk, Moh Saleh, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Desa Lobuk. Kegiatan ngaji lingkungan dan santunan anak yatim seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus kesadaran menjaga lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Arasa Sociopreneur, Machallafri Iskandar, menilai bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
“Ramadhan adalah momentum untuk memperbanyak amal ibadah. Melalui kegiatan ngaji lingkungan ini kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa menjaga lingkungan juga merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Kita Berbagi Sosial, Ahmad Zahruddin. Ia mengaku bersyukur kegiatan tersebut dapat kembali terlaksana dan memberikan manfaat bagi anak-anak yatim.
“Kami bersyukur bisa terus menjadi penghubung antara para dermawan dengan anak-anak yatim. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ujarnya.













