BeritaEkonomiPemerintahan

Bupati Achmad Fauzi Ingin UMKM di Sumenep Tumbuh dan Naik Kelas Melalui Festival Bazar Takjil Ramadan

Avatar
292
×

Bupati Achmad Fauzi Ingin UMKM di Sumenep Tumbuh dan Naik Kelas Melalui Festival Bazar Takjil Ramadan

Sebarkan artikel ini
Bupati Fauzi Buka Festival Bazar Takjil Ramadan, Dorong UMKM Naik Kelas
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Menyampaikan Sambutan

Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar Festival Bazar Takjil Ramadan sebagai upaya strategis mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal, sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan festival tersebut bukan sekadar agenda tahunan bernuansa religi, melainkan wadah pemberdayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama pedagang kuliner yang menggantungkan sebagian pendapatannya pada momentum Ramadan.

“Kami menyelenggarakan festival bazar takjil bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebagai ruang pemberdayaan bagi UMKM agar tetap tumbuh dan berkembang,” ujar Bupati saat membuka kegiatan di depan Labang Mesem Keraton Sumenep, Jumat (20/02/2026).

Menurutnya, Ramadan harus mampu memberikan manfaat optimal terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah menghadirkan ruang ekonomi kreatif yang inklusif dan memberi kesempatan seluas-luasnya bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

“Festival ini bukti bahwa pemerintah hadir untuk mendorong ekonomi kerakyatan. Kami ingin UMKM terus tumbuh, naik kelas, dan memiliki daya saing,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pedagang untuk menjaga kualitas produk, kebersihan, keamanan pangan, serta harga yang tetap wajar. Kepercayaan masyarakat, kata dia, menjadi modal utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

“Pedagang menu berbuka puasa jangan sampai merugikan konsumen. Jaga kualitas, kebersihan, pelayanan yang baik, serta harga yang tidak memberatkan pembeli,” pesannya.

Festival Bazar Takjil Ramadan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Radar Madura Jawa Pos Biro Sumenep. Kegiatan tersebut diikuti 143 stand resmi serta 40 pelaku UMKM yang berjualan tanpa stand.

Beragam menu khas berbuka puasa ditawarkan, mulai dari jajanan tradisional, minuman segar, hingga kuliner kekinian yang menjadi daya tarik masyarakat setiap menjelang waktu berbuka.

“Festival ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan semangat berbagi, serta memperkuat komitmen membangun daerah yang religius, harmonis, dan sejahtera,” pungkas Bupati.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep