BeritaMigasPendidikan

Dari Dewan Pendidikan Sumenep untuk Kangean Energy Indonesia: Jangan Lelah Berkolaborasi

Avatar
605
×

Dari Dewan Pendidikan Sumenep untuk Kangean Energy Indonesia: Jangan Lelah Berkolaborasi

Sebarkan artikel ini
Dari Dewan Pendidikan Sumenep untuk Kangean Energy Indonesia: Jangan Lelah Berkolaborasi
Ketua Dewan Pendidikan Sumenep, Mulyadi, menyampaikan sambutan di KMD SKK Migas-KEI Kerja sama dengan Kwarcab Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep – Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) kepramukaan yang digelar di Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat atensi khusus dari Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Ketua Dewan Pendidikan Sumenep, Mulyadi, menilai program tersebut memberi dampak nyata bagi peningkatan kompetensi guru, khususnya guru non-ASN di wilayah kepulauan Pagerungan.

Mulyadi yang turut menyaksikan pelaksanaan KMD menegaskan bahwa kehadiran Kangean Energy Indonesia (KEI) dalam mendukung pengembangan kapasitas guru bukanlah hal baru. Ia menyebut, kontribusi perusahaan di sektor pendidikan telah dilakukan secara berkelanjutan.

“Atas nama Dewan Pendidikan Sumenep, kami berpesan kepada KEI, jangan pernah lelah berkolaborasi. Kami patut apresiasi karena untuk kesekian kalinya berkontribusi terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan kompetensi guru,” ujar Mulyadi. Kamis (12/02/2026).

Menurutnya, selama ini KEI tidak berjalan sendiri, melainkan melibatkan Pemerintah Kabupaten Sumenep serta sejumlah perguruan tinggi ternama di Jawa Timur dalam berbagai program pengembangan guru. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kualitas program sekaligus memperluas dampaknya.

Mulyadi berharap program serupa dapat terus berlanjut dan tidak terputus. Pasalnya, masih banyak guru, terutama di daerah kepulauan, yang belum sepenuhnya terjangkau program peningkatan kompetensi dari pemerintah.

“Kami berharap program ini tidak terputus, karena sangat dibutuhkan oleh para guru yang mungkin belum terfasilitasi secara khusus oleh pemerintah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi hasil pelatihan di sekolah. Para peserta diminta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama KMD agar manfaatnya dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat.

“Saya harap para peserta dapat mengimplementasikan hasil yang didapatkan dalam KMD ini sehingga dampaknya terasa di sekolah dan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Mulyadi berpesan agar KEI terus menjaga semangat kolaborasi dalam memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat kepulauan, dan bangsa.

Sementara itu, salah satu peserta KMD, Antika Sofiya Dewa dari Gugus Depan (Gudep) SDN Pagerungan 2, mengaku mendapatkan banyak ilmu selama mengikuti pelatihan lima hari tersebut.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Kwarcab Sumenep serta SKK Migas–KEI yang telah memfasilitasi para guru untuk mengikuti KMD.

“Kami mengikuti KMD selama lima hari dan mendapatkan banyak ilmu. Kami pasti akan menerapkan hal ini kepada adik-adik di gudep masing-masing. Terima kasih telah menyediakan KMD ini,” ujarnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep