Mediapribumi.id, Sumenep — Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, merespon Virgin Coconut Oil (VCO) Al-Mardho yanh menjadi salah satu produk unggulan olahan tradisional warga Dusun Bondak, Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, potensi lokal yang dikembangkan oleh warga Pagerungan Kecil, perlu menjadi inspirasi bagi warga kepulauan lainnya.
“Ya, tentu VCO ini sangat bagus, karena bisa dikembangkan di daerah penghasil kelapa yang ada di Kepulauan Sapeken,” kata KH. Imam Hasyim.
Ia menilai, bahwa langkah progres ini sebagai upaya memanfaatkan potensi alam, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
“Kami akan mendorong Pemdes setempat, supaya bisa disandingkan dengan BUMDes atau Koperasi Desa, sehingga ada penguatan produksi,” paparnya.

Disinggung soal, adanya keterlibatan perusahaan Migas di Kepulauan, Wakil Bupati Sumenep, menilai, bahwa bidikan program SKK Migas-Kangean Energy Indonesia, melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dalam melakukan pendampingan sejak enam tahun terakhir, kepada pengelola VCO Al-Mardho sangat tepat dan harus ditingkatkan.
“Tentu kami bersyukur mas, artinya dengan keberadaan perusahaan KEI disana juga bisa membantu pengembangan produk. Kami minta, disamping pengembangan produksi, juga dibantu untuk dilakukan pemasaran ditingkat Jawa Timur, supaya tambah semangat,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, bahwa proses distribusi penjualan VCO Al-Mardho tidak hanya terbatas di wilayah lokal Sapeken, tetapi telah menjangkau sejumlah daerah di luar Madura, seperti Cirebon, Jombang, hingga Kalimantan.













