Mediapribumi.id, Sumenep — Capaian investasi yang masuk di Kabupaten Sumenep pada tahun 2024 sebesar Rp2,7 triliun, melebihi dari tahun sebelumnya yakni Rp2,1 triliun.
Realisasi dan nilai investasi ini dari Online Single Submission Risk Base Aproach (OSS RBA) dengan total unit usaha sebanyak 16.956.
“Dari total nilai tersebut, sudah menyerap 38.009 tenaga kerja,” Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, saat menyampaikan sambutan dalam Sumenep Investment Summit 2025. Senin (10/11/2025).
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep menunjukkan tren positif pada tahun 2024 mencapai 3,77 persen, termasuk pengendalian inflasi sebesar 3,2 persen.
Ia menerangkan, beberapa hal yang dilakukan Pemkab Sumenep untuk mendorong investasi melalui Perda nomor 1 tahun 2024 dan Perbup nomor 34 dan 35 tahun 2024 terkait pemberia fasilitas insentif dan kemudahan penanaman modal bagi pelaku usaha.
“Selain itu, Pemkab Sumenep merapkan digitalisasi pelayanan dan kamu juga melangsungkan SIPRO,” tandasnya.
Sementara, Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim menerangkan, keunggulan potensi strategis investasi di Kabupaten Sumenep yakni keunggulan geografis dengan luas wilayah 2.093,50 kilometer.
“Terdiri dari 27 kecamatan, 330 desa dan 4 kelurahan serta 1.563 dusun,” terang Wabup Imam Hasyim.
Selain itu, keunggulan pariwisata dan ekonomi kreatif serta keunggulan infrastruktur dan kebijakan ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, semoga menjadi momentum kebangkiran ekonomi daerah,” tutupnya.













