BeritaMigas

SKK Migas-KEI Target Karang Taruna Pagerungan dan Sadulang Cakap Kelola Media Sosial Lewat Pelatihan

Avatar
1131
×

SKK Migas-KEI Target Karang Taruna Pagerungan dan Sadulang Cakap Kelola Media Sosial Lewat Pelatihan

Sebarkan artikel ini
SKK Migas-KEI Target Karang Taruna Pagerungan dan Sadulang Cakap Kelola Media Sosial Lewat Pelatihan
Pembukaan pelatihan pengeloaan media soial untuk menunjang pelestarian lingkungan pesisir dan biota laut

Mediapribumi.id, Sumenep — SKK Migas – Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI) menggelar pelatihan pengelolaan media sosial bagi pengurus Karang Taruna Persada Desa Sadulang, Laskar Obor Pagerungan Besar, dan Bimkar Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tatap muka berlangsung selama dua hari, mulai 27 hingga 28 Agustus 2025, di Pagerungan Besar, kemudian akan dilanjutkan pendampingan.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk menunjang program pelestarian lingkungan pesisir dan biota laut. Selama ini, para pengurus Karang Taruna di wilayah operasi KEI aktif dalam gerakan lingkungan, khususnya perawatan dan pelestarian terumbu karang.

Dalam kegiatan itu, Sekretaris Desa Pagerungan Besar, Mursalin, hadir mewakili Kepala Desa. Ia menyampaikan apresiasi dan ketertarikannya terhadap pelatihan ini.

“Saya sangat tertarik dengan kegiatan ini karena dapat memotivasi kita untuk menyampaikan informasi positif tentang kinerja Karang Taruna. Media sosial bisa menjadi sarana membangun hal-hal positif, jangan sampai digunakan untuk mengekspos sesuatu yang belum jelas kebenarannya. Ilmu ini sangat luar biasa,” ungkap Mursalin.

SKK Migas-KEI Target Karang Taruna Pagerungan dan Sadulang Cakap Kelola Media Sosial Lewat Pelatihan
Rizal Mahsyar, peserta kegiatan, mempresentasikan hasil pembuatan video dan poster hasil pelatihan.

Ditempat yang sama, Rizal Mahsyar, pengurus senior Taruna Persada Sadulang, menilai, bahwa melalui pelatihan tersebut, dapat memberikan solusi tentang ia alami selama mengelola media sosial karang taruna.

Tidak hanya itu, Rizal mengaku, dengan kegiatan tersebut, sharing informasi dan teknik kemasan konten dapat saling koreksi.

“Dengan kegiatan pelatihan dan juga ada penugasan membuatkan konten, maka kami lebih leluasa untuk sharing tentang solusi dari kendala pengelolaan medsos organisasi,” papar Rizal.

Selanjutnya, ia berharap Kangean Energy Indonesia, dapat mensupport beberapa peralatan yang dibutuhkan guna mendukung estetika konten.

“Harapan kami nanti ada support peralatan juga dari KEI pak. Kita tahu bahwa kegiatan transplantasi terumbu karang dibawah laut memang membutuhkan camera bagus sudah menarik dalam membuat konten,” jelasnya.

Sementara itu, Manager Humas KEI, Kampoi Naibaho, menjelaskan, bahwa pelatihan ini digagas untuk menyeimbangkan gerakan lingkungan yang sudah dilakukan Karang Taruna agar dapat terdokumentasikan dengan baik.

“Artinya, tidak hanya kampanye secara langsung di tengah masyarakat dan gerakan penanaman terumbu karang, melainkan ada informasi kegiatan dan edukasi yang bisa disampaikan lewat media sosial,” kata Kampoi.

Lebih lanjut, Kampoi berharap pengurus Karang Taruna yang menjadi mitra KEI dapat memanfaatkan media sosial untuk membranding diri, sekaligus memperluas jejaring guna mendukung program pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.

“Jangka panjang kita, melalui media sosial yang konsen dilingkungan, paling tidak menjadi rujukan diwilayah sekitar tentang pelestarian lingkungan,” harapnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan, menyampaikan bahwa pelatihan pengelolaan media sosial ini sejalan dengan misi SKK Migas, untuk mendorong keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasi hulu migas.

“Kami melihat Karang Taruna di Pagerungan dan Sadulang bukan hanya aktif dalam gerakan lingkungan, tetapi juga memiliki semangat besar untuk menjaga laut dan pesisir. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap aktivitas baik mereka dapat terdokumentasikan dengan rapi dan dipublikasikan secara lebih luas,” ujar Febrian. Kamis (28/8/2025).

Menurutnya, di era digital saat ini, kemampuan mengelola media sosial menjadi hal yang penting agar pesan-pesan positif terkait pelestarian lingkungan bisa menjangkau masyarakat lebih banyak, khususnya generasi muda.

“Lewat media sosial, apa yang dikerjakan Karang Taruna bisa menjadi inspirasi, bahkan menjadi role model bagi komunitas lain di daerah kepulauan. Dengan begitu, nilai manfaat dari program yang dijalankan KEI tidak hanya dirasakan lokal, tapi bisa meluas,” tambahnya.

Febrian juga menegaskan komitmen SKK Migas untuk terus mendukung program pengembangan masyarakat (PPM) di bidang lingkungan, pendidikan, maupun ekonomi.

“Kami berharap setelah pelatihan ini, akan lahir lebih banyak konten kreatif dari Karang Taruna yang bisa menjadi referensi positif dalam isu lingkungan. Ke depan, kami akan terus berkolaborasi agar upaya pelestarian lingkungan di wilayah kepulauan bisa berkelanjutan,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep