Berita

SMSI Sumenep Pacu Transformasi Digital, Media Lokal Dibidik Tembus Nasional

Avatar
×

SMSI Sumenep Pacu Transformasi Digital, Media Lokal Dibidik Tembus Nasional

Sebarkan artikel ini
SMSI Sumenep Pacu Transformasi Digital, Media Lokal Dibidik Tembus Nasional
Raker SMSI Sumenep di Aula DPMD.

Mediapribumi.id, Sumenep — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep menyiapkan langkah untuk memperluas jangkauan media lokal ke tingkat nasional. Lewat Rapat Kerja (Raker) 2027, organisasi ini menjadikan penguasaan teknologi informasi (IT) sebagai kunci agar media daerah mampu bersaing.

Raker bertema “Menembus Pasar IT: Media Lokal Go Nasional” itu digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep pada hari pertama pelaksanaan, Senin (05/10/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMD Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep Hery Kushendrawan, perwakilan organisasi media, para wartawan, dan anggota SMSI Sumenep.

Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, menyebut raker ini sebagai waktu yang tepat untuk menyolidkan barisan internal sekaligus merumuskan program kerja yang relevan dengan tantangan industri media digital. Ia juga berterima kasih kepada para anggota yang kompak sehingga kegiatan dapat berjalan.

“Terima kasih kepada seluruh anggota yang sudah kompak dalam pelaksanaan Raker SMSI Sumenep 2027 ini,” ujar Wahyudi.

Menurut Wahyudi, SMSI Sumenep akan terus berkontribusi bagi pembangunan daerah dengan menyajikan informasi yang positif, konstruktif, dan mencerdaskan. Namun, ia menekankan bahwa media tidak boleh berhenti pada pemberitaan keberhasilan pemerintah.

“Kritik dan masukan tetap diperlukan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap jalannya pembangunan,” tegasnya.

Hery Kushendrawan menyambut baik agenda serta program kerja yang disusun SMSI Sumenep. Ia menilai kerja sama antara pemerintah dan media penting agar informasi pembangunan sampai kepada masyarakat secara utuh.

“Kolaborasi itu tidak sebatas hubungan antarlembaga, tetapi juga upaya membangun ekosistem informasi yang sehat di Sumenep,” tuturnya.

Senada dengan itu, Achmad Dzulkarnain menegaskan perlunya komunikasi yang baik antara organisasi perangkat daerah (OPD) dan media. Ia menyebut media sebagai salah satu pilar demokrasi yang memiliki posisi strategis. Komunikasi yang terbuka, katanya, dibutuhkan agar persoalan yang sebenarnya dapat dijelaskan tidak berubah menjadi opini yang menyesatkan publik.

“Media merupakan pilar keempat,” kata Dzulkarnain.

Dalam kesempatan itu, Dzulkarnain turut menyinggung rencana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Sumenep pada 2027. Pemilihan tersebut direncanakan memakai sistem pemungutan suara elektronik (e-Voting).

Selain menjalankan amanat regulasi, penggunaan e-Voting dinilai dapat mendorong masyarakat akrab dengan teknologi dan menekan potensi gesekan antarwarga selama proses pemilihan. Sistem ini juga diharapkan membuat Pilkades lebih efektif dan transparan.

“Langkah ini sekaligus mengajak warga memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *