Mediapribumi.id, Sumenep — SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) menyalurkan bantuan program peningkatan usaha pertanian, nelayan dan UMKM, di Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Untuk sektor pertanian, masyarakat Pulau Sepanjang menerima bantuan berupa 10 unit mesin pompa air dan 1 set mesin pemotong rumput. Sementara untuk sektor nelayan, diberikan 7 unit mesin perahu dan as ketinting.
Selain itu, terdapat pula dukungan bagi pengembangan usaha kecil menengah (UKM) berupa 300 unit kursi yang dapat dimanfaatkan untuk persewaan.
Kepala Desa Sepanjang, Abd Rabby, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan. Namun ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik petani maupun nelayan. Saya tekankan agar bantuan ini tidak disalahgunakan, apalagi diperjualbelikan,” tegas Rabby. Selasa (9/9/2025).
Program ini menjadi salah satu wujud komitmen SKK Migas–KEI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasinya, salah satunya Desa Sepanjang.

Salah satu penerima PPM di Desa Sepanjang, Asriden, merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut, menurutnya, akses pengairan air untuk tanaman memang membutuhkan tenaga yang ekstra, sehingga dengan adanya alkon tersebut, dapat mempercepat pertanian di kebun.
“Ya pasti terbantu mas, karena sebelumnya kami angkut air secara manual. Semoga petani yang lain juga akan mendapatkan. Terima kasih kami sampaikan kepada Desa dan KEI,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Humas Kangean Energy Indonesia (KEI), Kampoi Naibaho, menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan di Pulau Sepanjang merupakan bagian dari program berkelanjutan perusahaan dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, sektor pertanian, perikanan, hingga UKM memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga pesisir di Desa Sepanjang.
“Kami ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi KEI dapat merasakan manfaat nyata dari keberadaan industri hulu migas. Bantuan ini adalah salah satu bentuk dukungan kami untuk mendorong produktivitas petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil,” kata Kampoi.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Oleh karena itu, KEI mendorong agar bantuan tersebut digunakan secara bijak dan berkesinambungan.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya berhenti pada penyaluran, tetapi juga benar-benar dimanfaatkan agar dapat memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di Desa Sepanjang,” tukas Kampoi.













