Berita

Halal Bihalal Lintas Generasi PWI Sumenep: Perkuat Solidaritas dan Etika Jurnalistik

Avatar
22
×

Halal Bihalal Lintas Generasi PWI Sumenep: Perkuat Solidaritas dan Etika Jurnalistik

Sebarkan artikel ini
Halal Bihalal Lintas Generasi, PWI Sumenep Perkuat Solidaritas dan Etika Jurnalistik
Potret Halal Bihalal PWI Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep menggelar Halal Bihalal lintas generasi di Balai PWI setempat, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat solidaritas sekaligus meneguhkan profesionalisme wartawan di tengah dinamika dunia pers.

Acara tersebut mempertemukan wartawan senior dan generasi muda dalam satu forum berbagi pengalaman, nilai, serta semangat jurnalistik. Selain mempererat hubungan antargenerasi, kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya menjaga marwah organisasi dan kualitas kerja pers.

Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, mengatakan halal bihalal lintas generasi ini diharapkan menjadi tradisi tahunan, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

“Ini bukan sekadar halal bihalal, tetapi upaya menjaga soliditas organisasi. Hubungan antara senior dan junior harus terus diperkuat,” ujarnya.

Menurutnya, keberlanjutan organisasi sangat ditentukan oleh kuatnya ikatan antargenerasi. Forum ini juga menjadi ruang belajar bagi wartawan muda untuk menyerap pengalaman para senior, terutama dalam menjaga etika, integritas, dan profesionalisme.

“Banyak hal yang bisa dipelajari dari para senior, baik wawasan maupun pengalaman dalam kerja-kerja jurnalistik,” tambahnya.

Sementara itu, Penasehat PWI Sumenep, Moh. Rifa’i, menilai kegiatan lintas generasi lahir dari semangat menjaga kebersamaan sekaligus menghormati para pendahulu yang telah berkontribusi dalam membangun dunia pers di Sumenep.

Ia menegaskan pentingnya peran senior dalam membimbing generasi penerus agar tetap berada pada koridor profesionalisme dan etika jurnalistik.

“Para pendahulu punya tanggung jawab untuk membimbing dan meluruskan generasi berikutnya agar tetap menjaga marwah profesi,” katanya.

Rifa’i juga mengingatkan bahwa kerja pers bukan sekadar profesi, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, setiap wartawan harus menjaga integritas dan menjunjung tinggi kepentingan publik.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep