Berita

Mahasiswa UNIBA Madura Gaungkan Isu Penahanan Ijazah dalam Dialog Spesial Hari Buruh

Avatar
1049
×

Mahasiswa UNIBA Madura Gaungkan Isu Penahanan Ijazah dalam Dialog Spesial Hari Buruh

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa UNIBA Madura Gaungkan Isu Penahanan Ijazah dalam Dialog Spesial Hari Buruh

Mediapribumi.id, Sumenep — Dalam semangat memperingati Hari Buruh Nasional, Kementerian Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Mahasiswa BEM KM Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura sukses menggelar Dialog Interaktif Spesial Hari Buruh Nasional bertema: “Pekerja Bukan Tahanan: Stop Kriminalisasi Lewat Penahanan Ijazah.”

Bertempat di Aula Jeghe Tembhe UNIBA Madura, acara ini dihadiri berbagai elemen penting, mulai dari anggota DPRD Kabupaten Sumenep, aktivis buruh, hingga perwakilan organisasi ekstra kampus seperti HMI, IMM, GMNI, dan PMII.

Ketua Pelaksana, Bahrus Hariqi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penahanan ijazah oleh perusahaan adalah bentuk ketidakadilan yang harus dilawan.

“Hari ini kita bersuara, bukan sekadar memperingati, tapi juga menantang praktik buruk yang selama ini dianggap normal. Penahanan ijazah adalah bentuk kriminalisasi terhadap masa depan pekerja,” tegasnya lantang.

Lebih lanjut, Bahrus menyoroti pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mengawal isu-isu ketenagakerjaan. Dialog ini, menurutnya, menjadi wadah strategis untuk membangun solidaritas antarmahasiswa dalam memperjuangkan hak-hak buruh.

Anggota DPRD yang turut hadir mengapresiasi inisiatif mahasiswa dan menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan regulasi yang melarang praktik penahanan ijazah oleh perusahaan.

Senada dengan itu, para perwakilan organisasi ekstra kampus menekankan pentingnya perjuangan kolektif dalam melawan penindasan terhadap buruh.

Dialog ditutup dengan pernyataan penutup dari seluruh narasumber. Mereka menyuarakan harapan akan terciptanya hubungan yang harmonis antara pengusaha dan pekerja, melalui saling pengertian dan peningkatan keterampilan demi lingkungan kerja yang sehat dan adil.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa suara mahasiswa tetap relevan dan berdampak dalam memperjuangkan keadilan sosial, terutama bagi para pekerja yang selama ini kerap menjadi korban sistem yang timpang.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep