Berita

Konfercab NU Sumenep Berlangsung Khidmat, Kiai Pandji Soroti Persoalan Sosial dan Ekologis

Avatar
202
×

Konfercab NU Sumenep Berlangsung Khidmat, Kiai Pandji Soroti Persoalan Sosial dan Ekologis

Sebarkan artikel ini
Konfercab NU Sumenep Berlangsung Khidmat, Kiai Pandji Soroti Persoalan Sosial dan Ekologis
Ketua PCNU Sumenep, KH A. Pandji Taufik Saat Menyampaikan Sambutan.

Mediapribumi.id, Sumenep — Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumenep digelar dengan penuh kekhidmatan di Pondok Pesantren Annuqayah Latee, Guluk-Guluk, Minggu (7/12/2025). Agenda lima tahunan ini menjadi momentum penting evaluasi sekaligus perumusan arah organisasi ke depan.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep periode 2020–2025, KH A. Pandji Taufik, yang segera mengakhiri masa jabatannya, dalam sambutan pembukaan menyampaikan sejumlah poin penting terkait persiapan Konfercab, perkembangan internal organisasi, hingga kondisi sosial masyarakat Sumenep.

Dalam penyampaiannya, KH Pandji menegaskan bahwa Sumenep saat ini menghadapi tantangan besar.

“Mohon maaf, ini harus saya sampaikan dengan terus terang, Sumenep saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Ia mengurai persoalan kompleks yang meliputi kesenjangan sosial hingga persoalan ekologis. Menurutnya, hampir seluruh garis pantai di wilayah pesisir Sumenep kini terancam oleh aktivitas sejumlah pengusaha, mulai dari tambak udang yang mencemari lingkungan hingga aktivitas pertambangan.

“Mereka bergerak tanpa analisis dampak lingkungan (Amdal) yang benar-benar substantif. Secara administratif mungkin ada, tetapi prosesnya seringkali minim. Ini menjadi kekhawatiran kita bersama,” terangnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang berbanding terbalik dengan potensi sumber daya alam Sumenep. Ia menyebut, tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumenep masih berada pada posisi ketiga tertinggi di Jawa Timur.

Karena itu, KH Pandji menegaskan pentingnya kontribusi nyata NU dalam memberikan dampak positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

“Tinggal bagaimana kita merangkai langkah-langkahnya dengan baik. Insyaallah, ini akan kita bahas dan perbaiki bersama dalam konferensi ini,” ungkapnya.

Menutup sambutan, ia berharap Konfercab kali ini dapat melahirkan kepengurusan yang lebih baik, progresif, dan visioner agar pengelolaan organisasi keagamaan terbesar di Sumenep itu semakin maju.

“Tantangan kita berikutnya adalah bagaimana mendorong wakil cabang hingga ranting tidak hanya hadir secara struktural, tapi juga aktif dan berdaya dalam menggerakkan jam’iyah,” tandasnya.

Konfercab NU Sumenep dijadwalkan berlangsung sepanjang hari dengan agenda utama pemilihan ketua baru serta pembahasan program strategis organisasi untuk lima tahun mendatang.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep