BeritaLingkungan

Kemah Hijau di Pantai Matahari, 70 Pelajar dan Mahasiswa Dibekali Edukasi Pengelolaan Sampah

Avatar
830
×

Kemah Hijau di Pantai Matahari, 70 Pelajar dan Mahasiswa Dibekali Edukasi Pengelolaan Sampah

Sebarkan artikel ini
Kemah Hijau di Pantai Matahari, 70 Pelajar dan Mahasiswa Dibekali Edukasi Pengelolaan Sampah
Plt. Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf Saat Menyampaikan Sambutan.

Mediapribumi.id, Sumenep — Sebanyak 70 pelajar dan mahasiswa mengikuti kegiatan Kemah Hijau yang digelar di Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, pada Sabtu–Minggu (13–14/12/2025). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep.

Kemah Hijau diikuti oleh perwakilan dari 10 lembaga pendidikan, yang terdiri atas tiga perguruan tinggi, dua SMA, dan lima SMP. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomis, sekaligus untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan.

Selama kegiatan, peserta dibekali berbagai materi, di antaranya pengolahan sampah organik menggunakan maggot, teknik pembuatan ecobrick, serta peran strategis masyarakat dan dunia pendidikan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Tidak hanya menerima materi secara teori, para peserta juga terlibat langsung dalam aksi nyata berupa bersih-bersih pantai dan penanaman mangrove di kawasan pesisir.

Plt. Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa Kemah Hijau merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sejak dini.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan edukasi dan menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mencintai, menjaga, dan merawat lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep, Moh. Ramdani, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kemah Hijau. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting bagi generasi muda di tengah meningkatnya persoalan lingkungan.

“Dalam kegiatan ini, peserta diajarkan bagaimana mengolah sampah di sekitar agar memiliki nilai ekonomis, sekaligus diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan,” jelas Ramdani.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep