Berita

Dul Siam Ajak Kader PMII Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Transformasi Digital

Avatar
1065
×

Dul Siam Ajak Kader PMII Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Transformasi Digital

Sebarkan artikel ini
Dul Siam Ajak Kader PMII Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Transformasi Digital
Wakil ketua DPRD Sumenep, H. Dul Siam.

Mediapribumi.id, Sumenep — Wakil Ketua DPRD Sumenep, H. Dul Siam, menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir ke-65 untuk Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sebuah organisasi kemahasiswaan yang dinilai telah banyak memberikan kontribusi dalam perjalanan bangsa, khususnya dalam membentuk generasi muda yang kritis, progresif, dan berakhlak.

Dalam pernyataan resminya, H. Dul Siam tidak hanya memberikan apresiasi atas kiprah PMII selama lebih dari enam dekade, namun juga mendorong kader-kader PMII untuk terus menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di era digital yang serba cepat dan dinamis.

“Selamat Hari Lahir PMII ke-65. Sebuah perjalanan panjang yang patut diapresiasi. PMII telah menjadi kawah candradimuka bagi mahasiswa untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan. Kini saatnya PMII mengambil peran yang lebih besar dalam menghadapi era transformasi,” ujar H. Dul Siam. Kamis (17/04/2025).

Ia menegaskan bahwa semangat kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan perubahan yang nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, perubahan tidak bisa dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama lintas sektor dan generasi.

“Semangat kolaboratif harus terus ditanamkan. Kader PMII harus mampu merangkul berbagai elemen untuk mendorong perubahan sosial. Di tengah kompleksitas tantangan hari ini, sinergi adalah kekuatan,” lanjutnya.

H. Dul Siam juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi dan adaptasi terhadap transformasi digital. Ia mengingatkan agar kader-kader PMII tidak hanya aktif di ranah diskusi dan pergerakan sosial, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam transformasi digital di berbagai sektor.

“Transformasi digital bukan pilihan, tapi keharusan. Kader PMII harus hadir sebagai pelopor perubahan digital, baik dalam pelayanan publik, pendidikan, ekonomi, hingga dakwah dan advokasi sosial. Ini bagian dari jihad intelektual di era modern,” tegas politisi yang dikenal dekat dengan kalangan muda ini.

Ia pun berharap, di usia ke-65 tahun ini, PMII terus menjadi organisasi yang relevan dan responsif terhadap isu-isu kebangsaan serta menjadi rumah besar yang melahirkan pemimpin yang berintegritas, visioner, dan berpihak pada rakyat.

“Usia 65 tahun bukan sekadar angka, tapi simbol keteguhan dan konsistensi dalam perjuangan. Saya yakin, dengan semangat Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat, PMII akan terus menjadi cahaya perubahan bagi Indonesia,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep