BeritaPendidikan

Catatan Perjuangan Mahdi: Guru Setia MI Al-Kautsar Basoka yang Mengabdi Tanpa Pamrih Sejak 2009

Avatar
765
×

Catatan Perjuangan Mahdi: Guru Setia MI Al-Kautsar Basoka yang Mengabdi Tanpa Pamrih Sejak 2009

Sebarkan artikel ini
Catatan Perjuangan Mahdi: Guru Setia MI Al-Kautsar Basoka yang Mengabdi Tanpa Pamrih Sejak 2009
Mahdi, Guru MI Al-Kautsar Basoka, Rubaru, Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep — Di balik perkembangan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Kautsar Basoka, Kecamatan Rubaru, terdapat sosok yang tak pernah lelah mengabdi: Mahdi, guru senior yang telah mendarmabaktikan hidupnya untuk pendidikan sejak tahun 2009.

Dengan ketulusan, Mahdi mencurahkan seluruh waktunya untuk para murid, bahkan ketika pekerjaan rumah menumpuk.

Mahdi mengenang awal mula ia mengajar, ketika jumlah siswa MI Al-Kautsar hanya empat orang. Kini, berkat kerja keras dan kesabaran para pendidik, jumlah siswa meningkat drastis hingga mencapai 80 anak.

“Saya sangat bangga. Saya mengajar setiap hari. Walaupun ada pekerjaan di rumah, saya tetap berangkat ke sekolah,” ujarnya. Selasa (25/11/2025).

Bagi Mahdi, menjadi guru bukan sekadar profesi, melainkan ibadah dan pengabdian seumur hidup. Ia tidak pernah memikirkan imbalan.

“Yang kami harapkan cuma ridha Allah. Saya tidak berharap apa-apa, kecuali ridha Allah dan orang tua,” tuturnya.

Meski tak pernah menerima bantuan dari pemerintah, Mahdi tetap menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan. Ia tidak pernah merasa kekurangan atau menuntut sesuatu sebagai balasan.

“Walaupun dari dulu sampai sekarang saya tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, saya tidak pernah berharap hal itu. Saya ikhlas,” tegasnya.

Dedikasinya terlihat dari keterlibatannya dalam berbagai kegiatan siswa. Mahdi kerap mendorong dan mendampingi murid-muridnya mengikuti lomba, kegiatan belajar tambahan, hingga pembinaan akhlak.

“Setiap kegiatan saya lakukan untuk kemajuan dan menyemangati para siswa. Saya mengharap para siswa untuk berakhlak,” katanya.

Di momen Hari Guru, Mahdi hanya berharap satu hal: agar murid-muridnya tumbuh menjadi generasi yang bersemangat dalam belajar dan berilmu.

“Semoga anak-anak kami diberikan semangat dan mendapatkan ilmu bermanfaat dan barakah,” doanya.

Kesetiaan Mahdi pada MI Al-Kautsar tak pernah tergoyahkan, meski ada tawaran pekerjaan lain yang menjanjikan pendapatan lebih besar.

“Saya tidak akan pindah dari lembaga ini. Meskipun ada godaan lain yang menjanjikan pendapatan lebih baik, saya tetap di sini agar bisa mendidik,” ujarnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep