Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Desa (Pemdes) Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, menyalurkan insentif kepada 32 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang tersebar di enam dusun.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan desa terhadap peran penting Linmas, dalam menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan Desa Sepanjang.
Insentif yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 ini, disalurkan secara langsung kepada seluruh anggota Linmas yang aktif menjalankan tugas pengamanan dan pengawasan di wilayah masing-masing.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sepanjang, Mirwan, menyampaikan apresiasinya atas realisasi penuh dari program insentif tersebut.
“Alhamdulillah, sudah direalisasikan seratus persen, baik untuk Linmas, guru ngaji, maupun guru PAUD. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan desa. Begitu pula guru ngaji yang membentuk karakter keagamaan anak-anak,” kata Mirwan kepada mediapribumi.id, Rabu (23/7/2025).
Ia juga berharap, khususnya untuk guru ngaji, ke depan jumlah penerima insentif dapat ditingkatkan seiring bertambahnya jumlah guru ngaji di Desa Sepanjang yang wilayahnya cukup luas.
“Ini sebagai bentuk keseriusan Pemdes dalam keberpihakan terhadap para pendidik agama, TK, dan PAUD. Semuanya sudah didata dan akan terus kami usulkan peningkatan pagu anggarannya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sepanjang, Abd. Rabby, menjelaskan bahwa insentif ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi Linmas dalam menjaga stabilitas desa.
“Kami ingin memastikan bahwa Linmas tetap semangat dan siap siaga dalam mengawal ketertiban di desa. Harapan kami, insentif ini menjadi penyemangat agar mereka terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Rabby mengaku, akan terus memastikan peningkatan kerja Linmas, agar masyarakat merasa aman dan terlindungi. “Jadi memang kami selalu bersinergi dalam menjaga ketertiban ditengah masyarakat” paparnya.
Salah satu anggota Linmas asal Dusun Grengseng, Zainuddin, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah desa.
“Alhamdulillah, kami merasa dihargai. Semoga perhatian ini bisa terus berlanjut, karena menjaga keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tukasnya.













