Berita

DKPP Sumenep Dorong Ketahanan Pangan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor: Petani Didampingi Hingga ke Lahan

Avatar
695
×

DKPP Sumenep Dorong Ketahanan Pangan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor: Petani Didampingi Hingga ke Lahan

Sebarkan artikel ini
DKPP Sumenep Dorong Ketahanan Pangan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor: Petani Didampingi Hingga ke Lahan
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid

Mediapribumi.id, Sumenep — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan melalui strategi kolaboratif lintas sektor.

Bukan hanya mengandalkan pendekatan teknis, DKPP kini menggandeng berbagai unsur hingga tingkat desa demi menciptakan ekosistem pertanian yang kuat dan berkelanjutan.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak bisa dicapai secara parsial. “Ini bukan hanya soal teknis pertanian, tapi tentang menyatukan ritme kerja seluruh pihak, dari pusat hingga desa,” ujarnya, Senin (23/06/2025).

Sebanyak 149 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kini aktif diterjunkan ke seluruh pelosok kecamatan. Mereka menjadi garda terdepan pendampingan petani, mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Bahkan, proses pendampingan ini melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ikut turun langsung ke lahan, memastikan proses tanam berjalan optimal.

“Bersama aparat TNI dan Polri, kami bukan hanya mengawasi, tapi betul-betul mendampingi petani di lapangan,” kata pria yang akrab disapa Inung itu.

Tak hanya itu, setiap kegiatan lapangan dilaporkan secara real-time ke Kementerian Pertanian menggunakan sistem pelaporan dengan dokumentasi “open camera” demi menjamin transparansi dan akurasi data. Koordinasi juga diperkuat lewat Zoom Meeting mingguan bersama jajaran Kementan untuk membahas perkembangan, tantangan, hingga percepatan program tanam.

Sebagai bentuk pendekatan sosial, DKPP menginisiasi kompolan tani atau pertemuan rutin bersama kelompok tani. Forum ini menjadi ruang diskusi, tukar solusi, sekaligus menjaga semangat petani di tengah tantangan cuaca ekstrem dan fluktuasi pupuk.

Dalam upaya menjamin distribusi pupuk yang adil dan merata, DKPP juga menjalin kemitraan dengan Pupuk Indonesia serta melibatkan berbagai instansi vertikal. Kolaborasi ini menjadi kunci agar program bantuan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga tidak terhambat oleh birokrasi.

Khusus di wilayah yang terdampak El Niño, Chainur memastikan bahwa aktivitas tanam tetap berjalan selama infrastruktur irigasi tersedia.

“Selama air masih ada, petani tetap jalan. Infrastruktur menjadi kunci keberlanjutan,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi antar-lembaga, DKPP menjadikan seluruh perangkat desa, kecamatan, hingga pemerintah pusat sebagai bagian dari gerakan pertanian terpadu. Langkah ini diyakini sebagai jalan strategis untuk menjaga ketahanan pangan nasional dari tingkat akar rumput.

“Ini bukan hanya soal target luas tanam, tetapi tentang menjaga masa depan pangan bangsa. Ketahanan pangan hanya akan tercapai jika seluruh elemen bergandengan tangan,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep